Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan berikan insentif bagi perbankan yang memiliki NIM dan BOPO efisien.

Menurut Mulya, kebijakan ini akan mulai diberlakukan di kuartal II tahun 2016. Bank besar seperti bank BUKU 4 dan BUKU 3 berpeluang menikmati insentif ini dengan syarat mereka mau melakukan penurunan NIM dan BOPO.
[bctt tweet=”OJK: Jika bank besar mulai efisien, maka bank kecil juga”]
- CIMB Niaga Luncurkan OCTO untuk Pejuang Mimpi, Permudah Kelola Keuangan hingga Kejar Mimpi
- BCA Syariah Gelar Journalist Writing Competition 2026, Dorong Jurnalis Angkat Cerita Inspiratif Ekonomi Syariah
- CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Ajak Generasi Muda “Berani Tersesat, Temukan Mimpimu”
- Transaksi Nirsentuh dan Debit Online Kartu Shar-E Debit Bank Muamalat Terus Meningkat
“Jika bank besar mulai efisien, maka bank kecil seperti BUKU 2 dan BUKU 1 akan ikut melakukan efisiensi,” papar Mulya saat ditemui MySharing dalam acara IFN Asia Forum 2016.
Bagi bank yang memiliki NIM dan BOPO efisien, lanjut dia, regulator akan memberikan kemudahan mendirikan kantor cabang.
“Kami janjikan beri diskon modal inti. Namun kisaran diskonnya, kami belum bisa sampaikan kepada perbankan,” tukas Mulya.

