pantai lombok
Salah satu keindahan panorama pantai di Lombok.

Kunjungan Wisatawan ke Nusa Tenggara Barat Naik 145 Persen

[sc name="adsensepostbottom"]

Langkah pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat dalam menggenjot industri pariwisatanya dalam beberapa bulan terakhir membuahkan hasil. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke provinsi tersebut naik lebih dari 145 persen.

pantai lombok
Salah satu keindahan panorama pantai di Lombok.

Berdasar rilis Badan Pusat Statistik, Senin (3/11), kenaikan jumlah kunjungan wisman tertinggi terjadi di Bandara Internasional Lombok yang meningkat 146,67 persen, dari 22.017 wisman menjadi 54.310 wisman pada periode Januari-September. Sedangkan, khusus di bulan September, Nusa Tenggara Barat juga menjadi salah satu destinasi favorit dengan menjadi salah satu dari empat destinasi yang mencatat kenaikan jumlah pengunjung. Pada September 2014 jumlah kunjungan wisman ke Lombok naik 70,59 persen, dari 3.829 wisman menjadi 6.532 wisman. Baca Juga: NTB Promosikan Wisata Syariah dengan Program Menarik

Secara keseluruhan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada Januari-September 2014 naik 8,31 persen dari periode yang sama tahun lalu. Jumlahnya di tahun ini mencapai 6,95 juta kunjungan, sedangkan pada tahun lalu sebanyak 6,41 juta kunjungan. Pada September 2014 jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia mencapai 791 ribu atau naik 2,65 persen dibandingkan jumlah kunjungan wisman September 2013, yang sebanyak 770,9 ribu kunjungan. Akan tetapi, jika dibandingkan dengan Agustus 2014, jumlah kunjungan wisman September 2014 turun sebesar 4,30 persen.

Sementara, jika dilihat dari asal negara wisman, sebagian besar masih didominasi oleh negara jiran seperti Singapura, Malaysia dan Australia. Dari 791 ribu wisman yang datang ke Indonesia pada September 2014, diantaranya dilakukan oleh wisman berkebangsaan Singapura (15,24 persen), Australia (14,03 persen), Malaysia (13,23 persen), dan Tionghoa (11,23 persen).

Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di 27 provinsi selama September 2014 pun tercatat sekitar dua hari. Secara umum, rata-rata lama menginap tamu asing pada September 2014 lebih tinggi dari wisatawan domestik, yaitu masing-masing 2,91 hari dan 1,79 hari. Baca: Wisata Syariah, Sebaiknya Ke Mana?

Dilihat berdasar provinsinya, Bali masih menjadi destinasi utama yang membuat wisatawan lebih nyaman untuk menginap lebih lama. Rata-rata wisatawan menginap di Bali sekitar 3 hari, diikuti oleh Nusa Tenggara Barat sebesar 2,43 hari dan Aceh dengan 2,19 hari. Sedangkan rata-rata lama tamu menginap yang terendah ada di Jawa Barat dengan 1,5 hari.