Wisatawan China.foto:MySharing

Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Menurun

[sc name="adsensepostbottom"]

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada November 2014 turun 5,32 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Wisatawan China.foto:MySharing
Wisatawan China. Foto:MySharing

Senin (2/2), Badan Pusat Statistik merilis pada November 2014 wisman yang datang ke Indonesia mencapai 764,5 ribu kunjungan. Jumlah tersebut menurun dibanding kunjungan wisman pada November 2013 yang sebanyak 807,4 ribu kunjungan. Sementara, jika dibandingkan dengan Oktober 2014, jumlah kunjungan wisman November 2014 turun sebesar 5,48 persen. Dari 764,5 ribu wisman yang berkunjung pada November lalu, sebagian besar berasal dari Singapura sebanyak 17,54 persen, Malaysia (16,85 persen), Australia (11,49 persen), Cina (10,05 persen), dan Jepang (5,6 persen).

Kendati demikian, secara kumulatif Januari–November 2014 jumlah kunjungan wisman meningkat dengan kenaikan sebesar 7,29 persen dibanding periode sama tahun lalu. Selama 11 bulan ada 8,52 juta wisman yang menyambangi Indonesia. Bandara Internasional Lombok (Nusa Tenggara Barat) mencatat kenaikan persentase tertinggi jumlah kunjungan wisman (94,2 persen), diikuti Bandara Ngurah Rai Bali (14,98 persen) dan Bandara Minangkabau Sumatera Barat (13,07 persen).

Sementara, dilihat dari tingkat penghunian kamar hotel berbintang di 27 provinsi pada November 2014 mencapai rata-rata 54,45 persen, atau turun 1,57 poin dibandingkan dengan November 2013, yang tercatat sebesar 56,02 persen. Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang pun tercatat sebesar 1,96 hari. Baca: Di Antara Negara OKI, Pariwisata Indonesia Masih Tertinggal. [su_pullquote align=”right”]”Secara kumulatif Januari–November 2014 jumlah kunjungan wisman meningkat dengan kenaikan sebesar 7,29%.”[/su_pullquote]

Jika dirinci menurut provinsi, Provinsi Bali masih menjadi wilayah yang membuat para wisatawan betah dengan rerata lama menginap sebesar 3,23 hari. Ini diikuti oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat sebesar 2,81 hari, dan Provinsi Kalimantan Timur sebesar 2,14 hari. Baca Juga: Bebas Visa OKI, Tingkatkan Wisatawan Muslim

Untuk wisatawan asing rata-rata lama menginap tertinggi berada di Kalimantan Barat dengan 4,66 hari dan terendah ada di Kalimantan Tengah dengan 1,66 hari. Sementara, wisatawan domestik lebih menyukai tinggal di Bali lebih lama dengan rerata lama menginap sebesar 2,95 hari, dan terendah di Jawa Tengah dengan 1,5 hari.