jepang
Foto: jepang.net

Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Jepang Naik 29,4 Persen

[sc name="adsensepostbottom"]

Jepang mencatat peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun lalu. Pada 2014 Jepang diperkirakan menerima 13,41 juta wisman.

jepang
Foto: jepang.net

Japan National Tourism Organization mencatat peningkatan sebesar 29,4 persen dari tahun 2013. Beberapa faktor ditengarai menjadi penyebab peningkatan kunjungan, diantaranya nilai tukar yen yang lebih murah, persyaratan visa yang semakin mudah bagi warga negara Asia Tenggara, dan semakin banyak barang yang masuk daftar barang bebas pajak.

Berdasar laporan Japan Tourism Agency, yang dilansir dari Japan Times, Senin (2/2), nilai total pengeluaran wisman pada 2014 (termasuk pengeluaran belanja dan akomodasi) mencapai 2,03 triliun yen, atau naik 43,3 persen. Menilik tren meningkatnya kunjungan wisman tersebut, Menteri Pariwisata Jepang, Akihito Ota menargetkan jumlah wisatawan melampaui 15 juta orang tahun ini.

Demi meningkatkan kunjungan wisman, Ota menuturkan pihaknya akan meningkatkan berbagai jenis layanan, diantaranya memperluas akses internet di seluruh Jepang. Langkah ini dilakukan demi mencapai target 20 juta wisman pada 2020 ketika Tokyo menjadi tuan rumah Olimpiade.

Dari 13,41 juta wisman yang berkunjung ke Jepang tahun lalu, wisatawan Taiwan menjadi yang teratas dengan jumlah 2,83 juta jiwa (naik 28 persen). Diikuti oleh Korea Selatan sebanyak 2,76 juta jiwa (naik 12,2 persen), dan Cina sejumlah 2,41 juta jiwa (naik 83,3 persen). Sementara, wisman asal Asia Tenggara juga meningkat tajam. Wisman asal Filipina naik 70 persen, wisman Vietnam naik 47,2 persen dan wisman Thailand naik 45 persen. Baca: Seberapa Besar Potensi Pasar ASEAN?

Berdasar data World Tourism Organization, secara keseluruhan Jepang menduduki peringkat 27 di seluruh dunia dilihat dari jumlah kunjungan wisman pada 2013. Sementara, peringkat pertama ditempati Prancis yang mampu menarik 85 juta wisman dan peringkat kedua adalah Amerika Serikat dengan 70 juta wisman. Di Asia, Cina masih menjadi yang teratas dengan mencatat jumlah kunjungan wisman 56 juta jiwa.

Pelaku industri pariwisata Jepang emmang melakukan berbagai upaya demi menarik minat wisatawan global. Diantaranya, pengelola Kuil Fushimi Inari di Kyoto memasang spanduk besar dalam bahasa Inggris yang memberitahukan pengunjung bahwa situs bersejarah tersebut adalah destinasi terpopuler di Jepang versi TripAdvisor.

Di sisi lain, sebuah perusahaan hiburan Koshidaka Holdings Co juga baru saja membuka tempat bar karaoke halal di Tokyo pada Desember lalu. Tujuannya menggaet wisman muslim yang berasal dari negara-negara mayoritas muslim seperti Malaysia dan Indonesia. Baca: Halal Minds, Aplikasi Panduan Halal di Jepang