Presiden RI Joko Widodo mengundang masyarakat untuk menyampaikan aspirasi langsung kepadanya melalui portal LaporPresiden.com

Mengerjakan LaporPresiden.org bersama 13 orang teman, Ainun yang berperan sebagai inisiator dan koordinator mengaku tak butuh waktu lama untuk membangun situs tersebut.
“Hanya sekitar dua minggu,” kata Ainun, sambil menambahkan bahwa waktu pengerjaan yang relatif singkat itu sedikit mengejutkan Presiden Jokowi.
- CIMB Niaga Syariah Luncurkan Program Jumat Baik, Perkuat Komitmen Melangkah Sesuai Kaidah
- Bank Muamalat Catat Pertumbuhan Volume Transaksi Ziswaf 24,75% via Muamalat DIN
- BSI Fest Ramadan 2026 Digelar di 9 Kota Besar, Tawarkan Diskon Umroh
- Prudential Syariah Luncurkan PRUHeritage Syariah Essential Plan USD, Nilai Proteksi Meningkat hingga 150%
Ide mendirikan LaporPresiden.org memang tercetus seusai Ainun bertemu dengan Jokowi di Singapura, Maret lalu. Gagasan itu ditindaklanjuti setelah Presiden menyambut baik usulan Ainun dalam pertemuan berikutnya di Jakarta.
“Kebetulan, respons Presiden Jokowi cukup positif. Beliau juga memberikan contact person untuk menangani laporan-laporan dari masyarakat yang hendak disampaikan kepadanya. Saya pun melanjutkan rencana itu,” kata Ainun.
Ainun mengaku terinspirasi membantu menyediakan platform untuk penyampaian aspirasi langsung kepada Presiden karena melihat kurangnya sarana untuk melakukan hal tersebut pada bulan-bulan pertama pemerintahan, terutama sebelum dibentuknya Tim Komunikasi Presiden. Kehadiran akun resmi Facebook dan Twitter resmi Presiden Jokowi pun kemudian didampingi oleh LaporPresiden.com. Penyediaan layanan ini dibantu oleh salah satu penyedia layanan cloud hosting lokal di Indonesia.
“Mereka kasih kami gratis karena ini untuk kepentingan bangsa,” kata Ainun.
Untuk sekarang, LaporPresiden.org masih ditangani sendiri oleh Ainun dan kawan-kawan sambil menyambi di sela kesibukan masing-masing. Ke depan, dia berencana merekrut relawan yang bersedia menjadi moderator laporan yang disampaikan lewat situs tersebut.

