Dakwah di perkotaan sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan dakwah yang dilakukan para Dai di pedalaman daerah. Untuk mempermudah dakwah hingga ke pelosok, Laznas BMH pun menyalurkan sepeda motor kepada para Dai.

Kondisi yang sulit kerap kali menjadi tantangan, seperti tanah yang curam, listrik yang kerap kali padam, serta belum lagi berhadapan dengan watak suku yang keras. Namun semua hal itu tak menyurutkan dakwah para Dai untuk terus menyampaikan pesan-pesan agama. Baca Juga: Kolaborasi BankSyariah-BMH Wujudkan Sekolah Pemimpin
Oleh karena itu, fasilitas dakwah berupa motor untuk Dai ini sangat membantu dan memudahkan dakwah yang diadakan di desa-desa, sehingga dapat pula menjangkau desa lainnya yang belum tersentuh dakwah. “Terima kasih kepada BMH dan para donatur yang telah peduli terhadap dakwah dan syiar Islam di pedalaman Kebumen ini,” ujar Nur Alim, dikutip dari laman resmi BMH, Kamis (19/3). Baca: MUI Siapkan Kode Etik Dakwah
- Bank Muamalat Sukses Raih Dua Penghargaan di Ajang TOP GRC Awards 2026
- BCA Syariah dan Istiqlal Halal Center Serahkan Sertifikat Halal untuk 49 UMKM
- CIMB Niaga Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di Asian Banking & Finance Awards 2026
- Bank Mega Syariah Rayakan Harpelnas 2026 Berikan Layanan Medical Check-Up Gratis untuk Nasabah
Kepala Laznas BMH Kebumen, Muslim, pun mengatakan dakwah di pedalaman daerah sering kali tidak mendapat sorotan dari media massa, sehingga perhatian terhadap dakwah para Dai pedalaman daerah kurang mendapatkan dukungan dari masyarakat luas. “Peran dakwah para Dai di pedalaman daerah harus kita apresiasi dan kita dukung, sehingga syiar islam pun mampu bersinar terang di berbagai pedalaman daerah di Nusantara,” pungkas Muslim.

