Mulai Idul Fitri 1437 H alias baru tahun depan, pelajar Muslim di New York, Amerika Serikat (AS) dapat libur setelah otoritas kota menetapkannya sebagai hari libur resmi.

Adapun yang diberi izin libur adalah baru siswa-siswi Muslim di sekolah negeri, bukan yang swasta. Dari BBC, Walikota New York, Bill de Blasio menjelaskan bahwa ratusan ribu keluarga Islam tidak perlu lagi memilih untuk mengirim anaknya ke sekolah atau beribadah pada dua hari raya umat Muslim, yaitu Idul Fitri dan Idhul Adha.
“Kami sudah membuat janji akan mengubah kalender sekolah untuk mencerminkan kekuatan dan keragaman kota kita,” seperti tertulis dalam pernyataannya.
Dengan demikian Idul Adha yang jatuh pada bulan September tahun ini sudah ditetapkan sebagai hari libur resmi lebaran walau Idul Fitri masih menunggu tahun depan.
Blasio mengatakan keputusan didasarkan pada berkembangnya populasi umat Islam, dengan perkiraan siswa Islam mencapai 10% dari total murid sekolah negeri di New York.
Beberapa distrik di Vermont, Massachusetts, dan New Jersey sudah lebih dulu pertama meliburkan sekolah pada hari raya Islam namun New York merupakan kota yang pertama menetapkan libur resmi lebaran.
Sementara, pada Idul Fitri 1436 H lalu, sekitar 10.000 warga Muslim dari berbagai kebangsaan melaksanakan shalat Ied di lapangan sepak bola Jamaica High School Field, di wilayah Queens, New York. Shalat ini memang dikoordinasikan oleh Masjid Jamaica Muslim Center dengan imam Ustad Shamsi Ali dari Indonesia. Beliau juga imam mesjid Jamaica ini.
Dari VOA Indonesia, Shamsi Ali mengatakan, “Merayakan Idul Fitri bukan merayakan berakhirnya Ramadan tapi kita merayakan sebuah kehidupan yang baru, yang lebih baik, yang lebih segar”
Saat ini diestimasi jumlah penduduk muslim di New York antara 600 ribu sampai 1 juta jiwa. Baca juga:Pertumbuhan Muslim di Amerika Sangat Cepat
Penambahan jumlah hari libur pada kalender pendidikan tersebut dipastikan tidak akan mengubah ketetapan pemerintah pusat tentang libur sekolah. Sesuai dengan aturan nasional, seluruh sekolah negeri di New York punya jatah libur 182 hari dalam satu tahun.
Itu terdiri atas 180 hari libur sesuai kebijakan negara bagian dan dua hari libur tambahan yang terkait dengan situasi darurat pada musim salju.

