Dukung dunia pendidikan Indonesia, Lotte melalui yayasan Lotte Foundation sebagai anak perusahaan Lotte Group menyalurkan beasiswa kepada 51 mahasiswa dari 11 perguruan tinggi di Indonesia.

Jukyang Yoon, CEO Lotte Mart Indonesia mengatakan, program pemberian beasiswa ini sudah berjalan 5 tahun. Di tahun pertama, Lotte Fondation membidik dua kampus dengan 14 mahasiswa yang mendapatkan beasiswa.
Hingga saat ini, lanjut Jukyang, sudah ada 132 mahasiswa yang menerima beasiswa, dan jumlah mahasiswa penerima beasiswa pada Mei 2016 ini sebanyak 51 orang dari 11 universitas.
Diantaranya, Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Islam As-Syafiiah, Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, Universitas Brawijaya, Universitas Sebelas Maret, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Nasional, Universitas Atmajaya, dan Prasetya Mulya.
Mereka masing-masing mendapatkan bantuan US$ 400 atau senilai Rp5,6 juta (US$ 1 = Rp14.000) untuk dipergunakan selama satu semester.
“Program beasiswa ini merupakan komitmen Lotte grup yang tulus untuk berkontribusi kepada masyarakat Indonesia, kami berharap dimasa mendatang akan lebih banyak lagi mahasiswa yang mendapatkan manfaat beasiswa ini,” kata CEO Indonesia Jukyang Yoon dalam sambutanya pada penyerahan beasiswa Lotte Foundation di Mall Ciputra, Kuningan, Jakarta, Kamis (12/5).
Menurut Jukyang, Lotte akan menjalankan program beasiswa ini secara berkelanjutan membidik seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Adapun proses beasiswa ini diawali dengan sosialisasi ke 11 kampus tersebut.Kemudian dibuka pendaftaran untuk mahasiswa yang berminat berbagai jurusan
Sedangkan syarat yang harus dipenuhi agar bisa mendapatkan beasiswa adalah minimal IPK harus 3.00 dan dari golongan keluarga tidak mampu. Selain Indonesia, program beasiswa ini juga dinikmati mahasiswa Tiongkok, Vietnam, dan Malaysia.
“Program kedepan yang disiapkan Lotte Foundation adalah program pertukaran mahasiswa Indonesia dengan Korea Selatan. Rencananya, program ininakan diimplementasikan tahun depan,” pungkas Jukyang.

