
Selain bank Malaysia, beberapa investor Timur Tengah juga berminat atas kepemilikan saham Bank Muamalat, yang saat ini masih dalam tahap uji coba penjajakan pasar ekonomi syariah Indonesia. Tak hanya itu saja, Khazanah Nasional serta grup konglomerat DRB-Hicom sebagai pemegang saham utama Bank Muamalat dikabarkan juga akan menjual kepemilikan sahamnya sebesar 30 persen kepada divisi perbankan syariah dari BIMB Holding Berhad Malaysia. Jika hal tersebut tercapai, DRB-Hicom masih akan menjadi pemilik saham bank Muamalat terbesar dengan kepemilikan saham sebesar 70 persen. BIMB sendiri dikenal sebagai pionir investor pendanaan sektor ekonomi syariah Negeri Jiran yang asetnya telah melantai di bursa efek Malaysia.
Rencana tersebut ditanggapi serius oleh Johan Abdullah sebagai CEO BIMB yang mengatakan bahwa bank Muamalat memang akan menjual sebagian kepemilikan sahamnya dan tengah menaruh perhatian kepada proses negosiasi dengan mereka sebagai pembeli potensial. Johan juga mengatakan kini prosesnya tengah digodok di meja rapat dewan komisaris BIMB. Setelah akuisisi diputuskan, selanjutnya BIMB akan mengajukan persetujuan kepada bank Central Malaysia untuk memulai proses negosiasi. Siapakah yang akan menjadi pemilik baru saham Bank Muamalat? Kita lihat saja berita ekonomi syariah selanjutnya
