Setelah sukses merilis album Acoustic Love di tahun 2011 yang lalu, Memes kembali hadir dengan album terbarunya Lief Java yang diluncurkan di Galeri Indonesia Kaya, Thamrin, Jakarta, kemarin (Rabu, 28/1/2015).

Album ini menjadi obat kerinduan para penggemar akan lantunan suara indah dari penyanyi yang telah berkarir selama 20 tahun di belantika musik tanah air ini.
Album Lief Java diambil dari bahasa Belanda yang berarti ‘Jawa yang indah’ ini berisi 10 karya istimewa, 9 lagu diantaranya merupakan karya dari komposer legendaris Ismail Marzuki dan 1 lagu dari Is Haryanto. Payung Fantasi, Saputangan dari Bandung Selatan, Juwita Malam, Dari Mana Datangnya Asmara, Tinggi Gunung Seribu Janji, Rindu Lukisan, Sepanjang Jalan Kenangan, Selendang Sutera, Sabda Alam, dan Bunga Anggrek disajikan secara indah dalam album Lief Java.
Album ke-10 Memes ini merupakan album spesial yang memang didedikasikan khusus untuk karya-karya legendaris dari Ismail Marzuki yang bisa menjadi warisan untuk generasi mendatang. Bekerja sama dengan Platinum Record, Memes memerlukan waktu 9 bulan untuk menyelesaikan seluruh proses rekaman dan telah didistribusikan dalam bentuk CD album dan digital mulai bulan Desember 2014.
- Fauzi Arfan Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum AASI 2026–2029
- Milad ke-34, Bank Muamalat Perkuat Sinergi Filantropi: Renovasi Masjid-Musala di Wilayah Bencana Sumatera
- Milad ke-34, Bank Muamalat Teguhkan Komitmen Tumbuh Bersama dan Memberi Manfaat
- BCA Syariah Gelar Aksi Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
“Keinginan untuk membawakan lagu-lagu Ismail Marzuki yang tak lekang oleh zaman ini telah muncul sejak lama, namun belum menemukan format yang pas untuk mengemasnya dengan nuansa kekinian. Dan saya sangat senang ketika akhirnya muncul kesempatan untuk rekaman dan hal ini tidak lepas dari dukungan banyak pihak. Menyanyi adalah panggilan jiwa saya dan semoga saya masih diberi kekuatan untuk terus mewarnai dunia musik Indonesia,” ujar Memes.
Dari pihak Djarum Foundation, Program Director Bakti Budaya Djarum – Renitasari Adrian merespons sangat positif kiprah Memes untuk membawakan karya Maestro Ismail Marzuki.
“Ismail Marzuki meninggalkan warisan karya musik yang berharga bagi bangsa Indonesia dan Memes menghadirkan kembali lagu-lagu Sang Maestro ini dengan aransemen kekinian yang menambah keindahan lagu-lagu karya komposer senior Ismail Marzuki ini. Lirik lagu yang memuat sisi nasionalisme dan romantisme ini sangat pas dibawakan dengan suara jernih Memes yang konsisten meramaikan dunia musik tanah air selama 20 tahun, sebuah prestasi yang sangat membanggakan dan patut diapresiasi,” ungkap Renitasari.
Dalam menggarap album istimewa Lief Java ini, Memes bekerja sama dengan suami tercinta, sang maestro Addie MS. Selain itu, banyak pula musisi berbakat Indonesia yang terlibat, diantaranya Glen Dauna, Andrew Darmoko, Boby Limijaya, Yance Manusama, Rega Dauna dan lain-lain. Tak cukup sampai disitu saja, Memes dan Addie MS juga bekerja sama dengan City Of Prague Philharmonic Orchestra, sebuah grup okestra asal Chez Republic.
Karya-karya legendaris ini dibalut dengan sentuhan jazzy dan orkestra yang megah, menjadikan lagu-lagu di album ini sangat easy listening. “Album ini bukan hanya mampu mengobati kerinduan para penggemar Memes saja, album ini diharapkan mampu memanjakan telinga para penikmat musik Indonesia maupun mancanegara,” ujar Addie MS.

