Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin memukul gong pada pembukaan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) di Asrama Haji Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (11/8).

Menag : Pentas PAI Wujudkan Generasi Muda Berkarakter

[sc name="adsensepostbottom"]

Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) ke VII yang mengusung motto “Sportif Berkompetisi, Raih Prestasi, Bumikan PAI” ini resmi dibuka oleh Menteri Agama Lukman Saefuddin.

Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin memukul gong pada pembukaan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) di Asrama Haji Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (11/8).
Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin memukul gong pada pembukaan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) di Asrama Haji Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (11/8).

Lukman mengatakan pentas PAI ini penting sebagai momentum untuk memperkokoh niat dan sikap kita dalam mewujudkan bangsa berkarakter, terutama bagi generasi muda.

”Pentas ini diharapkan dapat mewujudkan generasi muda berkarakter dan menumbuhkembangkan minat, bakat, dan kreativitas di bidang keterampilan dan seni pendidikan Agama Islam,” kata Lukman, dalam sambutannya pada pembukaan Pentas PAI di Asrama Haji Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (11/8).

Menurut Lukman, Pentas PAI ini bertujuan mempererat persaudaraan Muslim dan memberi motivasi pada peserta didik mengamalkan ajaran Islam lewat kompetisi.

Pentas yang dikemas dalam bentuk kompetisi ini, lanjut Menang, dapat memberikan motivasi kepada peserta didik supaya lebih bersemangat mempelajari dan mencintai pelajaran Pendidikan Agama Islam. ”Pentas ini merupakan bagian dari pentingnya upaya merespon Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dan reaspirasi Pendidikan agama dari pendidikan Nasional,” ujar Lukman.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Agama Islam Amin Haedari mengatakan, pentas tingkat nasional ini diharapkan dapat menjadi sarana aktualisasi diri bagi peserta didik dalam hal pendalaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai agama Islam.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Pentas PAI ini diikuti oleh 1.000 peserta didik dari seluruh Indonesia yang berasal dari sekolah umum yaitu SD, SMP, SMA dan SMK. Acara yang dimulai sejak tanggal 10-14 Agustus 2015 mempertandingkan delapan perlombaan yaitu Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ), lomba pidato PAI, hafalan ayat suci Al-Qur’an, cerdas-cermat, kaligrafi Islam, seni nasyid, debat PAI dan lomba kreasi busana Muslim.

Amin berharap Pentas PAI dapat memberikan motivasi kepada peserta didik agar lebih bergairah mempelajari dan mencintai pendidikan agama Islam. ”Terpenting lagi Pentas PAI ini dapat mempererat ukhuwah Islamiyah, membina persaudaraan, dan kesatuan bangsa di kalangan siswa,” pungkasnya.