Seusai acara penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa prestasi indeks saham ini menggambarkan kinerja dari perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Menurutnya, fundamental yang cukup dari perusahaan yang terdaftar di BEI dapat menjadi optimisme untuk memasuki tahun 2018.
“Dengan fundamental perusahaan ini bahkan perusahaan milik negara yang listed, mereka juga menunjukkan profitabilitas yang cukup solid dan itu dilihat oleh para investor,” ujarnya kepada awak media di BEI, Jumat (29/12/2017).
Ada banyak benefit yang didapatkan perusahaan go public dan mencatatakan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Besarnya manfaat inilah yang membuat Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mendorong perusahaan di Indonesia untuk masuk ke BEI.
Hal itu disampaikan oleh Sri Mulyani seusai acara penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Jumat (29/12/2017). Dalam kesempatan tersebut,Ia mengatakan perusahaan yang tercatat masuk bursa dapat meningkatkan modal tanpa membebani utang, sehingga dapat membantu peningkatan kinerja investasi serta memperlihatkan performa sektor jasa keuangan yang makin baik.
Selain itu, perusahaan itu juga dapat meningkatkan kapitalisasi pasar saham yang saat ini tercatat mencapai Rp6.993 triliun karena nilai tersebut masih jauh dari kapitalisasi negara-negara berkembang lainnya yang bisa mencapai 90 persen-100 persen dari PDB.
Menurutnya, fundamental yang cukup dari perusahaan yang terdaftar di BEI dapat menjadi optimisme untuk memasuki tahun 2018. “Dengan fundamental perusahaan ini bahkan perusahaan milik negara yang listed, mereka juga menunjukkan profitabilitas yang cukup solid dan itu dilihat oleh para investor,” ujarnya kepada awak media di BEI, Jumat (29/12/2017).
Ia pun menjelaskan bahwa dengan neraca yang bagus, profitabilitas yang bagus dan kemampuan mencetak rekor saham, menunjukkan kapitalisasi perusahaan juga meningkat. Dengan peningkatan ini, Menkeu berharap perusahaan listed akan melakukan ekspansi sehingga pertumbuhan ekonomi bisa dipacu dengan investasi yang lebih baik. Selain itu berdampak kepada keseimbangan antara ekspor konsumsi dan investasi.
“Saya juga berharap sentimen positif ini akan terjaga terus dan menimbulkan confidence sehingga makin banyak perusahaan yang masuk listing di bursa,” ujarnya. Menkeu menegaskan ini adalah pesan yang sangat positif di akhir tahun dan pemerintah akan jaga terus momentum baik ini.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengharapkan perusahaan yang melakukan pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia makin banyak untuk mendorong peningkatan kapitalisasi pasar saham.
“Saya betul-betul mendorong untuk masuk bursa bagi perusahaan yang sehat dan memiliki basis bisnis yang baik,” kata Sri Mulyani seusai menghadiri acara penutupan perdagangan saham 2017 di Jakarta, Jumat (29/12/2017).
Sri Mulyani menambahkan performa perusahaan terbuka yang solid sepanjang 2017 telah memberikan dampak positif terhadap pencapaian Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tercatat pada akhir tahun pada posisi 6.355,65. Kita melihat fundamental perusahaan yang `listed` cukup baik sehingga kita bisa menjaga optimisme di 2018,” Tutup Sri Mulyani.

