Pengurus AASI yang baru Periode 2014 - 2017
Pengurus AASI yang baru Periode 2014 - 2017

Menyambut MEA 2015, AASI Siapkan SDI Asuransi Syariah Profesional

[sc name="adsensepostbottom"]

Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) kini telah berganti kepengurusan dengan telah terpilihnya kepengurusan baru organisasi ini untuk periode masa kerja 2014 – 2017.

Pengurus AASI yang baru Periode 2014 - 2017
Pengurus AASI yang baru Periode 2014 – 2017

Kepengurusan baru ini telah menyatakan akan berkomitmen kuat guna mendorong kemajuan industri asuransi syariah di tanah air. Hal tersebut terungkap dalam acara konferensi pers usai Rapat Kerja Pengurus AASI Tahun 2014 di Gedung Aula Wisma Haji & Umroh di bilangan Mampang, Jakarta Selatan (24/9/14).

Seperti diungkapkan Ketua Umum AASI Periode 2014 – 2017 yang baru saja terpilih – Adi Pramana, yang sehari-harinya adalah Direktur ReINDO. Adi Pramana menuturkan, bahwa pihaknya sangat concern untuk menyamakan persepsi seluruh pengurus AASI mengenai visi dan misi serta tujuan organisasi, didalam mendorong pengembangan asuransi syariah sebagai pilihan utama dalam berasuransi di tanah air.
Adi Pramana juga mengungkapkan rencana kerja strategis AASI lainnya, yaitu bagaimana AASI didalam mempersiapkan diri menghadapi era global di MEA 2015.

“Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan berlaku di tahun 2015 yang akan datang, AASI akan menyiapkan sumber daya insani (SDI) yang profesional, kompeten, dan kompetitif, sehingga dapat bersaing dengan tenaga kerja dari Negara lain,” papar Adi Pramana bersemangat.

Dalam hal ini, AASI telah menyatakan, bahwa pihaknya terus berbenah melakukan berbagai upaya guna meningkatkan kompetensi SDI asuransi syariah di tanah air, diantaranya dengan menggalakkan berbagai workshop peningkatan skill agen asuransi syariah, lalu juga pemberian sertifikasi agen asuransi syariah, dan banyak lagi upaya lainnya

Selain itu, AASI juga telah berkomitmen untuk mengajak partsipasi aktif dari semua perusahaan asuransi syariah atau unit syariah untuk bergabung secara bersama-sama aktif didalam mengembangkan industri keuangan syariah di tanah air. Sehingga, pada saat pelaksanaan MEA 2015 nanti, diharapkan industri asuransi syariah di tanah air sudah siap menjalaninya, dan bisa menjadi pelaku utama di era globalisasi ini, dan tak hanya sekedar menjadi penonton.

Menurut Adi Pramana, AASi juga akan berkomitmen penuh untuk menjaga “ke-syariah-an” pelaksanaan bisnis asuransi syariah di tanah air. “Sebagai tanggung jawab secara moral, AASI akan membantu menjaga operasional bisnis syariah yang lebih mengedepankan compliance syariah, beretika dan memenuhi good governance,” tegas Adi Pramana.

Selain itu, AASI akan terus berkomitmen mendorong pengembangan produk asuransi syariah baru yang inovatif, kompetitif, dan bisa memberikan keberkahan bagi seluruh stake holder. “Kita akan melihat akad-akad yang ada di pasar. Akan kita kaji lagi dan akomodir, apakah kita bisa, misalnya, membuat asuransi kredit syariah, dan produk baru syariah lainnya,” jelas Adi Pramana.

Strategi lainnya yang juga tak kalah penting, menurut Adi Pramana adalah, AASI akan bertindak sebagai media asuransi syariah, source of information, dan menjadi benchmark bagi para pelaku industri asuransi syariah dari Negara lain.

“Seiring dengan perkembangan regulasi terkait asuransi syariah, AASI akan bertindak sebagai source of information dan memberikan informasi yang seluas-luasnya bagi seluruh stake holders, baik melakukan literasi secara langsung dengan kunjungan ke masyarakat, maupun melalui media sosial yang tersedia,” papar Adi Pramana lagi.

 

Sementara itu, untuk Susunan Pengurus AASI periode 2014 – 2017 selengkapnya adalah sebagai berikut:

  • Ketua Umum: Adi Pramana
  • Sekretaris Jendral: Tati Febriyanti
  • Wakil Ketua Umum-Ketua Bidang Teknik: Srikandi Utami
  • Wakil Ketua Umum-Ketua Bidang Statistik: Taufik Marjuniadi
  • Wakil Ketua Umum-Ketua Bidang Antar Lembaga Media & Komunikasi: Erwin Noekman
  • Wakil Ketua Umum: Ketua Bidang Standarisasi & Kepatuhan: Medya Agus
  • Bendahara 1: Yetty Rochyatini
  • Bendahara 2: Yasir
  • Ketua Islamic Insurance Society: Fahmi Basyah