Menyelamatkan Bank Islam Thailand

[sc name="adsensepostbottom"]

Beberapa pusat keuangan syariah Asia termasuk beberapa dari Timur Tengah tertarik membeli saham yang cukup besar dalam kesulitan keuangan Bank Islam Thailand.

bank-islam-thailandBadan Kebijakan Perusahaan Negara Thailand (Sepo) semacam holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN), membuka kemungkinan kepada investor swasta lokal maupun asing membeli lebih dari 50% saham di bank BUMN Thailand tertentu, salah satunya Islamic Bank of Thailand (IBank) atau iBank.

iBank sendiri dilaporkan telah melakukan pembicaraan dengan beberapa calon investor, sebagaimana dikatakan  Ketua Sepo, Chaiwat Uthaiwan kepada Bangkok Post.

“Investor potensial akan menjadi lebih jelas awal tahun depan”, kata Chaiwat menambahkan bahwa IBank baru akan berbicara serius tentang penjualan saham setelah Bank Islam Thailand memilah mana aset yang baik dan buruk.

Untuk keperluan tersebut, IBank telah menyewa penasihat keuangan yang diharapkan mampu menyelesaikannya selesai dalam waktu enam bulan.

Hingga kini, Kementerian Keuangan Thailand memiliki saham sebanyak 48,54% di iBank, Bank Tabungan Pemerintah sebesar 39,81%, Krungthai Bank 9,83%, dan pemegang saham lainnya sisanya.

Satu dari Tujuh BUMN Bermasalah
Bank Islam Thailand adalah salah satu dari tujuh BUMN Thailand yang mengalami kesulitan keuangan saat ini. Melalui Komisi Kebijakan BUMN atau superboard rencana rehabilitasi bisnis akan dijalankan.

Mr Chaiwat mengatakan, superboard akan memungkinkan sektor swasta untuk memeroleh lebih dari 50% saham di bank. Jika swasta membeli lebih dari 50% saham iBank, bank itu pun tidak lagi berstatus bank milik negara.

Bank Islam Thailand sendiri saat ini terbebani dengan kredit macet senilai 57 miliar Baht dari total kreditnya sebesar 100 miliar Bah. Ibank telah menyiapkan dana 32 miliar Baht untuk menalangi kerugiannya. Sementara rugi bersih iBank mencapai 10 miliar Baht tahun lalu.

Mr Chaiwat mengharapkan IBank akan merestrukturisasi utangna sebesar 20 miliar Baht tahun ini, dengan sekitar 10 miliar Baht berupa suntikan modal.

Bank Islam Thailand telah berhasil merestrukturisasi kredit bermasalahnya hingga 10,8 miliar Baht selama tiga bulan terakhir.