Model Baju Batik ala Batik Danar Hadi? Temukan Inpirasinya di Sini!

[sc name="adsensepostbottom"]

Jejak Batik Sang Doellah
Keindahan dan kerumitan ukiran lukisan batik terekam jejak perjalanannya di Museum Batik Danar Hadi ini. Museum pribadi dari pendiri Batik Danar Hadi, Santosa Doellah, ini menyajikan 600 helai batik kuno hingga batik kontemporer. Museum ini pun mengisahkan sejarah batik melalui jalinan warna dan motif yang terwujud dalam helai-helai kain batik yang terbentang di atas kayu panjang.

Memasuki bangunan museum yang berarsitektur Jawa-Belanda ini, pengunjung akan segera mencium wangi bunga yang semerbak. Bunga yang ditempatkan di dalam vas-vas tersebut bukan hanya sebagai pengharum ruangan semata, namun digunakan pula untuk menjaga kondisi koleksi batik yang ada di dalam museum. “Kami tidak menggunakan pengharum ruangan kimia karena bisa merusak koleksi batik di sini yang menggunakan pewarna alami,” kata Asisten Manajer Museum Batik Danar Hadi, Asti Suryo Astuti. Di antara pajangan kain batik, pengunjung juga bisa menemukan kain transparan berisi lada putih yang dipakai untuk menjaga kain batik dari serangga. Kain tersebut pun secara berkala 6-7 bulan sekali diganti dengan yang baru.

bahan batik danar hadi
Dari bahan inilah Santoso Doellah membuat batik Danar Hadi.

Museum yang terbagi ke 11 ruangan ini menyajikan koleksi kain batik dari berbagai pengaruh zaman di Indonesia. Misalnya, di era zaman penjajahan Belanda, koleksi batik yang terpampang adalah batik bergambar cerita dongeng seperti Putri Salju hingga Gadis Berkerudung Merah. Ketika pedagang Cina berdatangan ke Indonesia, motif batik yang berkembang pun tak ayal berhiaskan motif mitologi Cina. Gambar-gambar seperti naga, singa, burung hong, kura-kura, anjing kepala singa, dan bunga menjadi ciri khas dari batik Cina. Bayangkan jika Anda memakai model baju batik bermotif naga? Keren kah?

Berbeda dengan model baju batik Belanda yang memuat cerita dongeng pada lukisan batik, setiap batik Indonesia memiliki filosofi. Misalnya batik Satriya Manah dan Semen Rante yang digunakan saat acara lamaran. Batik Satriya Manah yang bermotif ksatria membawa panah menunjukkan makna laki-laki yang membidik sang perempuan untuk dilamar. Sedangkan, batik Semen Rante dipakai oleh perempuan yang akan dilamar. Semen berarti semai bunga dan rante adalah rantai. Keduanya melambangkan saat seorang perempuan dilamar oleh pria, maka ia akan mengikat janji setia tersebut.

motif batik Danar Hadi
Motif batik tradisional di Musem Batik Danar Hadi