Foto: Moscow Times

Moscow Central Mosque, Bangkitnya Masjid Terbesar di Moskow

[sc name="adsensepostbottom"]

Setelah nyaris dirobohkan, sebuah masjid di kota Moskow, Rusia akan kembali dibuka usai renovasi selama empat tahun terakhir.

Foto: Moscow Times
Foto: Moscow Times

Moscow Central Mosque direncanakan akan kembali dibuka pada malam Hari Raya Idul Adha. Masjid yang diperluas itu dapat menampung hingga 10 ribu jamaah. First Deputy Chairman Dewan Mufti Rusia Rushan Abbyasov, mengatakan Moscow Central Mosque adalah satu-satunya masjid yang dibuka di Moskow, bahkan ketika masa sulit di era Soviet.

“Ada berbagai upaya untuk meruntuhkan masjid ini sebelum Olimpiade 1980, tetapi pemerintah setempat membuat keputusan tepat dengan tetap menjaga masjid ini berdiri karena bangunan ini punya peran penting di semua era,” kata Abbyasov, dilansir dari laman On Islam, Jumat (18/9). Baca: Rusia Mulai Terapkan Keuangan Islam

Ia memaparkan masjid, yang juga dikenal sebagai Moscow Cathedral Mosque dan Moscow Jum’ah Mosque ini, punya peran penting di masa perang patriotik. “Muslim Moskow bahkan mendapat surat penghargaan dari Stalin karena masjid menghimpun dana untuk pemeliharaan tank dan mendukung pasukan perang. Pada 1941 pihak masjid juga mendorong umat muslim di Moskow dan seluruh Rusia untuk mempertahankan tanah air mereka,” jelas Abbyasov.

Menurutnya, Moscow Central Mosque akan menjadi saksi kebangkitan spiritual. Bangunan masjid pun tak terlepas dari unsur tradisi arsitektur Rusia. Interiornya mencerminkan warna dan dekorasi nasional dari para umat muslim Rusia yang berjumlah 23 juta jiwa. Baca: Layanan Hotel Syariah Kini Ada di Moskow, Mau Coba?

Desain interior Moscow Central Mosque, yang  dibantu oleh Turkish Diyanet Foundation, memiliki arsitektur unik yang dilingkupi oleh daun emas. Menara masjid pun terlihat menyerupai menara yang berada di Moskow dan Kazan Kremlin. “Menaranya seperti Spasskaya Tower yang ada di Moscow Kremlin Syuyumbike Tower yang berlokasi di Kazan,” jelas Abbyasov.

Moscow Central Mosque seluas 204.500 kaki persegi ini akan dibuka kembali pada 23 September. Sejumlah pimpinan negara juga diperkirakan akan menghadiri acara tersebut, seperti Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan pemimpin negara lainnya.

Islam merupakan agama terbesar kedua di Rusia, setelah Orthodoks. Saat ini jumlah umat muslim di Rusia sekira 15 persen dari total populasi yang sebanyak 145 juta jiwa. Mengutip dari Russia Today, sejumlah pakar menyatakan jumlah muslim di Rusia akan berkembang menjadi setengah dari total populasi Rusia pada 2020.