Muhammadiyah sangat mendukung Pemerintah mengembangkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Karena itu, mereka siap untuk diajak Pemerintah dalam penyaluran KUR tersebut.

Menurut Azrul, Muhammadiyah mengajak kepada pemerintah untuk bersama-sama dalam mengembangkan penyaluran KUR.
“Muhammadiyah dengan segala infrastrukturnya yang ada selama ini bisa diajak bermitra oleh pemerintah dalam penyaluran KUR,” ujar Azrul.
- Jumlah Peserta DPLK Syariah Muamalat Terus Meningkat
- CIMB Niaga Luncurkan OCTO Arena di Jakarta, Perluas Pengalaman Lifestyle Padel Nasabah dan Masyarakat
- BPKH dan Bank Muamalat Jaga Silaturahmi dengan Jurnalis Medan
- BCA Syariah Catat Pertumbuhan Aset 17,2% YoY, Perkuat Dampak via Inisiatif Sahabat Berkahmu
Lebih lanjut dijelaskan Azrul, potensi KUR untuk warga Muhammadiyah sangat besar. Terlebih lagi saat ini Muhammadiyah telah membangun Jaringan Saudagar Muhammadiyah (JSM) mulai dari ranting hingga pusat yang tersebar dari semua provinsi.
Belum lagi keberadaan dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang rata rata memiliki inkubator bisnis sangat relevan untuk digerakkan pendampingan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Maka dari itu, ungkap Azrul, sangat tepat jika pemerintah dan bank pelaksana KUR membangun kemiteraan dengan Muhammadiyah.
Nah, lebih lanjutnya, untuk mengkaji potensi dan manfaat KUR untuk menumbuhkembangkan sektor riil, menurut Azrul, pihaknya akan meminta tim kebijakan ekonomi MEK guna membuat rekomendasi yang bisa dijadikan masukkan para stakeholder dalam meningkatkan program KUR. Demikian Azrul Tanjung – Sekretaris Umum Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) PP Muhammadiyah.

