Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin. foto:MUI

MUI Akan Jaga Umat dari Penyimpangan

[sc name="adsensepostbottom"]

Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan mengawal negara Republik Indonesia dan menjaga umat dalam bingkai kesatuan dan persatuan para pengurus baru yang terpilih.

Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin. foto:MUI
Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin. foto:MUI

Dalam sambutannya usai terpilih sebagai Ketua Umum MUI KH. Ma’ruf Amin mengatakan, MUI akan bertekad untuk bekerja memulihi harapan peserta Munas yang mencerminkan keinginan umat Islam sebagaimana tertuang dalam keputusan Munas ke IX. “Mudah-mudahan harapan bapak-bapak dapat kami jalankan dengan sebaik-baiknya,” kata Ma’ruf, dalam rilisnya yang diterima MySharing, Kamis (27/8).

Ma’ruf menegaskan, bersama seluruh jajaran pengurus baru MUI, pihaknya akan bekerja sungguh-sungguh selama mempimpin MUI lima tahun ke depan. Ia pun mengakui, struktur pengurus MUI yang baru saja diumumkan agak gemuk, karena dibuat untuk merepresantasikan seluruh kelompok.

Untuk mencapai harapan besar umat pada MUI, mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ini akan melakukan konsolidasi seluruh jajaran MUI dari pusat sampai daerah. Tujuannya agar tidak ada bagian yang tidak hidup dan bekerja. “Supaya kami dapat melaksanakan tanggungjawab kenegaraan maupun keumatan,” tegasnya.

Sebagai elemen bangsa, kata Ma’ruf, MUI akan terus mengawal negara RI agar sesuai cita-cita Proklamasi. MUI akan mengawal Indonesia dari gangguan-gangguan radikalisme agama maupun radikalisme sekuler, dari ekstremisme kanan atau kiri, juga mengawal dari separatisme maupun terorisme.

Selain itu, MUI juga akan menjalankan tugas keumatan dan menjaga umat (himayatul ummah dan ri’ayatul ummah) dari akidah-akidah menyimpang. Mengawal umat ini dari cara berpikir yang menyimpang, baik itu datang dari dalam maupun dari luar.

MUI, tegasnya, juga bertekad melakukan usaha pemberdayaan umat, melakukan perbaik-baikan, bukan hanya menjaga yang lama dan mengambil yang baru. Tapi juga mengambil yang baru yang lebih baik. “Bahkan bukan hanya itu, kami juga akan melakukan perbaikan-perbaikan kerarah yang lebih baik secara terus-menerus,” ujarnya.

MUI kedepan akan berusaha lebih baik, walaupun tantangan diakui Ma’ruf lebih besar. “Kami ajak saudara-saudara bekerja bersama-sama, menjaga ukhuwah,” tegasnya.

MUI, lanjut dia, akan berusaha melakukan tauhidul ummat, menyatukan umat, terumata para pemimpinnya. Meskipun di antara mereka terdapat perbedaan satu salam lain, tapi akan terus dikelola dengan baik. MUI mengupayakan menekan ego kelompok, sehingga kita semua bisa bekerja sama.

Ma’ruf akan berusaha menjadikan MUI sebagai tenda besar umat Islam. “Kita akan berusaha umat Islam berada di dalam tenda besar itu. Mudah-mudahan tekad yang besar, semangat yang tinggi ini, dapat kita wujudkan dengan sebaik-baiknya selama lima tahun ke depan,” kata Ma’ruf.