Seruan itu bukan hanya tidak hanya ditujukan pada masyarakat Indonesia, tapi juga dunia.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan mengelar Aksi Indonesia Bersatu Bela Palestina ke Kedutaan Besar Kedubes Amerika Serikat (AS) dan lapangan Monas Jakarta, pada Ahad (17/12) mendatang.
Menurut Ketua Umum MUI, KH Ma’ruf Amin, aksi ini akan menuntut Presiden AS Donald Trump agar mencabut keputusannya mengklaim Yerusalem (Baitul Maqdis) sebagai ibu kota Israel.
Jika Trump bersikeras tidak melakukan pencabutan pernyataanya itu, maka kata Ma’ruf, MUI akan menyerukan pemboikotan terhadap produk-produk Amerika.
- CIMB Niaga Business Summit 2026 Usung Vision Made Possible Dukung Perusahaan Indonesia Tumbuh Berkelanjutan
- Prudential Syariah Luncurkan Asuransi Jiwa PRUCare 360 Syariah
- Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak Signifikan, Tembus Rp1,9 Triliun
- BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat
“Kalau Trump tidak batalkan keputusannya, kita akan adakan boikot produk Amerika,” kata Ma’ruf pada konferensi pers di Kantor MUI Pusat, Jakarta, Kamis (14/12).
Bahkan, tegas Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahlatul Ulama (PBNU) ini, seruan tersebut tidak hanya kepada masyarakat Indonesia, tapi juga masyarakat dunia.
“Kami juga akan ajak masyarakat seluruh dunia untuk memboikot produk Amerika. Ini sebagai efek jera dari sikap Trump yang bandel. Kalau memang shummun,bukmun, ‘umyun,” tegasnya.
Shummun,bukmun, ‘umyun, yang terkandung dalam Al Quran mengandung arti mereka tuli, bisu dan buta.

