Dalam mendistribusikan kuota tambahan haji harus prioritaskan calon jamaah lanjut usia.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan apresiasi kepada pmerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) yang sudah berhasil memperjuangkan tambahan kuota haji tahun 2017 menjadi 211.000 ribu.
“Ini artinya ada tambahan sejumlah 52.200. Tambahan kuota tersebut sangat berarti untuk mengurangi daftar tunggu calon jamaah yang semakin panjang,” ujar Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Saadi dalam keterangan resminya yang diterima MySharing, Senin (16/1).
MUI menghimbau kepada Kemenag dalam mendistribusikan kuota tambahan dilakukan secara berkeadilan dengan memberikan prioritas utama kepada calon jamaah lanjut usia. Hal tersebut menurut Zainut, untuk menjaga tingkat istitha’ah jamaah khususnya yang berkaitan dengan kesehatan dan kemampuan fisik dalam menunaikan syarat dan rukun ibadah haji. Sehingga diharapkan kesehatan calon jamaah benar-benar dalam kondisi prima.
- Bank Mega Syariah Umumkan Pemenang Poin Haji Berkah Tahap 3
- BSI Resmi Naik Kelas Sebagai Persero, Mayoritas Pembiayaan ke Segmen Konsumer dan Ritel
- BCA Syariah Luncurkan BSya Digital Membership Card Ivan Gunawan Prive dan Mandjha
- CIMB Niaga Ajak Nasabah Kelola Gaji dan Finansial dengan Lebih Bijak melalui OCTO
“Kasihan jika calon jamaah yang sudah berusia lanjut masih harus menunggu antrian yang cukup lama. Dikhawatirkan pas tiba waktu giliran berangkat kondisi badannya sudah udzur. Sehingga justru akan merepotkan semua pihak selama pelaksanaan ibadah haji di tanah suci,” kata Zainut.
Selain itu, lanjut Zainut, MUI juga menghimbau kepada Kemenag untuk lebih meningkatkan pelayanannya kepada jamaah haji. Dari mulai proses keberangkatan di tanah air, selama musim haji di tanah suci sampai kepulangan kembali ke tanah air. Sehingga jamaah dapat melaksanakan ibadahnya dengan tertib, lancar, aman dan nyaman.
“MUI terus mendorong Kemenag untuk melakukan lobby kepada Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia agar bisa menambah kuota haji setiap tahunnya agar masalah daftar tunggu bisa dikurangi secara bertahap,” pungkasnya.

