MUI: Jokowi Lebih Baik Shalat Istisqa, Daripada Foto-Foto Pencitraan

[sc name="adsensepostbottom"]

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menghimbau sebaiknya Presiden Joko Widodo ikut shalat Istisqa Nasional, daripada berfoto dengan Suku Anak Dalam di Jambi. Apalagi, jika foto-foto itu sekadar untuk pencitraan.

sukuanakdalamKetua MUI Bidang Kerukunan Umat Beragama, Yusnar Yusuf menyarankan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) lebih baik ikut shalat Istisqa Nasional bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dan para menteri kabinet kerja serta para tokoh agama, daripada ke Jambi hanya berfoto ria. “Apalagi foto-fotonya memicu kegaduhan di masyarakat,” kata Yusnar kepada MySharing, di kantor MUI Pusat Jakarta, Minggu (1/11).

Menurut Yusnar, sesi pemotretan seperti dengan suku anak dalam itu tidak sepantasnya dipublikasikan jika hanya untuk pencitraan saja. Sebab, posisi presiden yang juga Kepala Negara haruslah semata-mata bekerja demi rakyat.  “Bagi saya, presiden itu adalah pemimpin negara yang harus mengelola pemerintahaan. Saya juga tidak tahu apakah ini murni pencitraan atau bagaimana mendulang simpati,” katanya

Yusnar menegaskan, daripada ke Jambi hanya untuk foto-foto, alangkah baiknya jika presiden Jokowi pada hari Minggu (1/11) itu dating ke Masjid Istiqlal untuk ikut shalat Istisqa Nasional memohon hujan kepada Allah SWT.

Sebab dengan begitu, tegas Yusnar lagi, empati Jokowi kepada penyelamat Bumi dan penghuninya terlaksana. Sehingga, rakyat akan merasa mendapat perhatian dari pemimpinnya karena melakukan tugasnya dengan ikhlas bukan sekedar pencitraan.

Sementara terkait masalah Suku Anak Dalam, menurutnya, mestinya presiden Jokowi menyerahkan ke Kementerian Sosial, Kementerian Desa dan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan. Tidak harus Jokowi yang melakukannya. “ Sepertinya, pendelegasian wewenang dalam pemerintahan Jokowi-JK belum berjalan dengan semestinya,” tukas Yusnar.

Yusnar menuturkan,  bahwa apapun semua itu bisa menjadi pelajaran bagi Presiden Jokowi. Seperti foto pertemuannya  dengan Suku Anak Dalam di Jambi, yang  menjadi perbincangan hangat, khususnya di dunia maya. Banyak yang menilai foto-foto tersebut sekedar pencitraan, padahal  kinerjanya sebenarnya tidak jelas kemana arahnya.

Seperti diketahui, dalam foto yang sudah tersebar luas tersebut, tampak Presiden Jokowi berdialog dengan beberapa orang dari Suku Anak Dalam yang mengenakan cawat (celana dalam).