Karena Indonesia secara keseluruhan memang mendukung Palestina.
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin menyerukan kepada seluruh umat Islam di Indonesia untuk hadir pada Aksi Bela Palestina, Ahad (17/12) mendatang.
“Karena itu merupakan suatu kewajiban semua. Kita umat Islam yang merasa paling bertanggung jawab membela Palestina,” kata Ma’ruf pada konferensi pers Aksi Indonesia Bela Palestina, di Kantor MUI Pusat, Jakarta, Kamis(14/12).
Ma’ruf juga menyerukan kepada seluruh organisasi massa (Ormas) yang bukan dari Islam untuk turut hadir pula.
- BCA Syariah dan Istiqlal Halal Center Serahkan Sertifikat Halal untuk 49 UMKM
- CIMB Niaga Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di Asian Banking & Finance Awards 2026
- Bank Mega Syariah Rayakan Harpelnas 2026 Berikan Layanan Medical Check-Up Gratis untuk Nasabah
- Bank Muamalat Indonesia Menutup Rangkaian Kegiatan HUT RI ke-81 dengan Meriah
“Karena Indonesia secara keseluruhan memang mendukung Palestina. Jadi, kami menyerukan seluruh masyarakat Indonesia hadir pada Aksi Bela Palestina, Ahad (17/12) atau aksi 1712,” ungkap Ma’ruf.
Bahkan, kata Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahlatul Ulama (PBNU) ini, Organisasi Kerjasama Islam (OKI) pada Konferensi Asia-Afrika sudah memutuskan untuk mendorong kemerdekaan di seluruh dunia, termasuk di Palestina.
Perlu diketahui, pada Rabu (13/12) malam di Istanbul, Turki, OKI telah mendeklarasikan bahwa Yerusalem (Baitul Maqdis) adalah ibu kota Palestina.
“Umat Islam Indonesia akan mendukung keputusan OKI. Ini merupakan wujud persatuan umat Islam mendukung kemerdekaan Palestina dari perlakuan yang tidak adil,” kata Ma’ruf.
Ma’ruf menegaskan, menjadi kewajiban umat Islam Indonesia menyuarakan Trump, agar tidak melaksanakan pemindahan Kedutaan Besar (Kedubes) AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Sebagai bukti pembelaan MUI akan menggelar Aksi Bela Palestina bertajuk “Indonesia Bersatu Bela Palestina” di Kedubes AS dan sekitar Monumen Nasional (Monas), Jakarta pada Ahad, 17 Desember 2017.
Aksi ini ditargetkan akan dihadiri sekitar 2 juta orang. Aksi ini akan menjadi aksi besar-besaran sebagai bukti persatuan membela Palestina dari penjajahan.

