Koleksi busana Muslim ini menonjolkan perempuan strong, cerdas, elegan, dan dinamis.
Desainer Oki Setiana Dewi menampilkan busana syar’i dengan tabrak motif bertajuk “Coat” di panggung Jakarta Fashion Week (JFW) 2018, di Senayan City, Jakarta, Senin (23/10).
Oki yang identik menampilkan kolesi busana syar’i terusan panjang menjuntai lantai dengan warna bold. Kali ini keluar dari pakem karakternya. “Agak melawan arus sebenarnya, tapi saya pikir nggak apa-apa. Karena, saya mau kasih sesuatu yang berbeda,” kata Oki.
Adapun “Coat”, jelas Oki, adalah memamerkan padu padan antara dress dengan coat yang memiliki tabrak motif secara berani (patchwork). Dengan tema itu, Oki ingin menunjukkan bahwa perempuan memiliki dua sisi berbeda.
“Tujuan pemilihan tema ini adalah saya ingin menunjukkan ke banyak orang bahwa Muslimah bisa tampil beda. Selama ini Muslimah identik dengan kelembutan, kehalusan, serta digambarkan dengan pakaian syar’i berbahan sifon dan ceruti. Kali ini saya memilih coat berbahan jakar dan satin sebagai inner,” ungkapnya.
Menurut Oki, penggunaan jakar yang kaku pada coat menunjukkan sisi perempuan yang strong, dinamis, elegan, dan modern. Sedangkan pada inner, perempuan yang sudah ketiga kalinya tampil di acara ini hanya menggunakan bahan satin polos dan flowing. Tujuannya, tetap ingin menunjukkan sisi perempuan yang lembut dan halus.
Dijealskan dia, bahwa model busana sebenarnya simple, hanya bermain tabrak motif di coat dan inner yang polos. Motif yang digunakan adalah bunga dan garis. Dengan bermain tabrak motif, itu menjadi tantangan bagi Oki bagaimana caranya agar tetap bagus. Warna yang digunakan juga bervariasi karena ingin menunjukkan karakter perempuan yang berbeda-beda. ”Saya ingin menonjolkan perempuan strong, cerdas, elegan, dan dinamis, tetap bisa menggunakan syar’i,” ujarnya.
[bctt tweet=”Coat gaya dan tetap syar’i” username=”my_sharing”]
Pada JFW 2018 ini, Oki menampilkan 15 koleksi busana Muslim dengan tema Coat yang terinspirasi dari perjalanan OKI saat belajar di Jerman, selama dua minggu kemarin saat dia mendapat beasiswa program pertukaran pelajar.
“Di Jerman itu, saya terbiasa menggunakan coat ya, karena cuacanya dingin. Tapi saya tetap buat coat yang sesuai dengan cuaca di sini, lebih tipis dan bisa dipakai sehari-hari,” ungkap Oki.
Diperjelaskan dia, bahwa coat tabrak motif itu dibuat dengan material berupa jacquard, baby leery, pleats, dan satin. Warna yang ditampilkan juga cenderung berani, yakni biru, ungu, gold, toska, maroon, dan tetap tidak ketinggalan khasnya warna hitam. Sehingga menjadi paduan penampilan yang elegan membalut tubuh berpakem syar’i.





