Organisasi kemanusiaan diminta untuk bersatu dalam menghadapi berbagai krisis yang menimbulkan perpecahan dan perbedaan pendapat di kalangan umat Muslim.

Diskusi yang dihadiri oleh berbagai organisasi kemanusiaan diantaranya Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP), dan Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) ini digelar di kantor Dewan Dakwah Indonesia Islamiyah di Jakarta, pada Rabu (18/2).
Presiden MAPIM, Mohd Azmi Abdul Hamid, mengatakan, organisasi kemanusiaan diminta untuk bersatu dalam menghadapi berbagai krisis yang menimbulkan perpecahan dan perbedaan pendapat di kalangan umat Muslim yang terjadi akhir-akhir ini.
- CIMB Niaga Luncurkan OCTO Arena di Jakarta, Perluas Pengalaman Lifestyle Padel Nasabah dan Masyarakat
- BPKH dan Bank Muamalat Jaga Silaturahmi dengan Jurnalis Medan
- BCA Syariah Catat Pertumbuhan Aset 17,2% YoY, Perkuat Dampak via Inisiatif Sahabat Berkahmu
- Bank Muamalat Gelar Silaturahmi dan Diskusi bersama Para Jurnalis Medan
Azmi juga menghimbau umat Islam harus bersatu dalam menghadapi krisis. “Kita banyak mengalami krisis karena saling berbeda pendapat dalam berbagai hal. Dengan tidak bersatu, umat Islam tidak dihormati di ranah international,” kata Azmi.
Ia kembali menjelaskan, bahwasannya fungsi kemanusian yang dalam hal ini tidak hanya membantu secara fisik saja. Namun juga mengupayakan penyamaan visi dan misi dalam menolong masyarakat yang tertindas. “Kita lihat apa yang terjadi di Palestina, Suriah, Rohingnya dan negara lainnya yang masih berseteru. Dan krisis di Palestina merupakan dampak tidak berakhirnya persatuan masyarakat Muslim dunia,” tegasnya.

