Para ahli keuangan, ekonom dan praktisi berkumpul di Oxford Union untuk membahas mengenai penyediaan platform ekonomi syariah demi menciptakan pemahaman lebih mendalam bagi ekonom generasi berikutnya.

Menurutnya, sangat penting untuk menciptakan suatu pasar keuangan syariah yang ‘tidak tidur’. “Kita perlu memastikan bahwa di semua zona waktu di dunia ini saling bertransaksi dengan produk keuangan syariah,” tegasnya. Platform tersebut juga menjadi jembatan bagi para profesional dan praktisi keuangan syariah dengan mahasiswa keuangan syariah di Oxford.
Warsi menuturkan dua tahun lalu seseorang pernah menyampaikan bahwa penerbitan sukuk di Inggris adalah sesuatu yang mustahil. “Dengan telah berhasil melewati pertarungan tersebut, saya yakin standarisasi keuangan syariah adalah sesuatu yang kita bisa lakukan di masa mendatang. Sebagai seorang Konservatif, saya dapat melihat manfaat ekonomi yang besar dari keuangan syariah,” ucap Warsi, sembari menambahkan keuangan syariah menciptakan peluang untuk dapat lebih menjangkau seluruh dunia.
Vice President Gatehouse Bank, Azeemeh Zaheer, pun mengamini hadirnya platform keuangan syariah tersebut. Industri keuangan syariah memang industri yang terus bertumbuh, tetapi pangsanya baru 1 persen dari seluruh aset keuangan global. “Jadi kita punya potensi besar untuk tumbuh, namun salah satu isu terbesar adalah kurangnya modal intelektual. Kita perlu orang berbakat dan baru tidak hanya dari dunia muslim, sehingga kita pun mampu menjual produk keuangan syariah ke non muslim,” papar Zaheer.
Executive Director Bank of London and the Middle East (BLME), Nigel Denison, mengatakan industri keuangan syariah masih berusia muda, karena itu tantangan terbesarnya adalah mengedukasi masyarakat di negara non muslim. Pada Oktober 2013, Perdana Menteri Inggris, David Cameron, telah menyatakan rencananya untuk mendorong investasi dari negara-negara Muslim, sehingga bisa membawa negara tersebut sebagi salah satu pusat keuangan syariah di dunia. Inggris sendiri telah dikenal memiliki bank syariah, asuransi syariah dan juga mengembangkan produk seperti komoditi murabahah.

