Ketua Ketua Parade Munajat 212, Ustadz Edy Mulyadi (kedua dari kiri) saat konferensi pers Deklaasi Parade Munajat 212 di Masjid Al Ittihad, Tebet, Jakarta, Jumat (14/7).foto:dok alumni 212.

Parade Munajat 212 Deklaraskan Doa Bersama Nasional

[sc name="adsensepostbottom"]

Parade Munajat resmi dideklarasikan di Masjid Al Ittihad, Tebet, Jakarta, Jumat (14/7). Parade ini adalah gerakan doa untuk bangsa agar diselamatkan dari berbagai marabahaya.

Ketua Parade Munajat 212, Ustadz Edy Mulyadi  mengatakan, inisiator gerakan doa ini adalah para alumni parade tauhid dan aksi bela Islam 212, waktu di lapangan Monas, Jakarta, pada akhir 2016.

Menurutnya, gerakan ini akan dilanjutkan ke beberapa masjid di Indonesia, sudah ada beberapa  masjid yang meminta dilaksanakan parade ini. Nanti akan digerakan oleh perwakilan kita di wilayahnya masing-masing. “Parade munajat ini hanya gerakan doa, bukan aksi ke lapangan. Namun, gerakan ini melengkapi gerakan perjuangan umat Islam selama ini, “ ujar Ustad Edy dalam rilisnya yang diterima MySharing,  Jumat (14/7).

Ustadz Edy menuturkan,  doa menjadi kekuatan dahsyat yang melengkapi perjuangan umat Islam. Dengan berdoa, umat Islam menyadri bahwa Allah SWT adalah Zat Yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa.

Untuk mengajak umat Islam selalu berdoa secara massif, sejumlah alumni Parade Tauhid Indonesia dan alumni Aksi Bela Islam 212 mendeklarasikan berdirinya Parade Munajat 212.

Kembali Ustadz Edy menegaskan, bahwa berusaha  dan berjuang adalah satu hal. Sedangkan berdoa adalah hal lain. Keduanya harus saling melengkapi, Islam mengajakan, bahwa hanya kepada Allah SWT yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa kita menyandarkan diri. “Itulah sebabnya, hari ini, kami deklarasikan Parade Munajat 212 sebagai gerakan Indonesia Berdoa,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pembina Parade Munajat 212, Ustadz Muhammad Yusuf Marta mengatakan, umat Islam adalah pejuang tangguh. Aksi Bela Islam berjilid-jilid karena penistaan Al Quran yang melibatkan jutaan massa, adalah bukti nyata ketangguhan umat Islam Indonesia.

Setahun sebelumnya, kata Ustadz Yusuf, dengan izin dan kehendak Allah SWT, umat Islam menggelar Parade Tauhid Indonesia yang melibatkan 300.000 massa. Potensi ini akan semakin dahsyat jika dilengkapi dengan doa terus-menerus.

Aksi-aksi tersebut sekaligus membuktikan umat Islam Indonesia adalah umat beradab. Adalah fakta, bahwa umat Islam mampu bersatu dan berkumpul dalam jumlah amat besar tanpa berbuat anarkis.

Semua itu, menunjukkan potensi ummat Islam yang luar biasa. Parade Munajat 212 bermaksud menjadi perekat sekaligus menginisiasi kegiatan berdoa yang melibatkan ummat secara massif. “Tidak hanya di Jakarta, kami juga berharap kegiatan serupa bisa diselenggarakan di daerah-daerah. Kelak, dengan izin Allah, akan dibentuk perwakilan-perwakilannya di daerah,” ujarnya. .