Pedoman dakwah ini solusi untuk menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH. Cholil Nafis mengatakan, MUI akan meluncurkan pedoman dakwah bagi para dai. Pedoman itu, berisi tentang bagaimana melakukan dakwah, apa saja etikanya, hal-hal apa yang perlu dihindari, bagaimana membaca peta di masyarakat, dan sebagainya.
“Pedoman dakwah ini semoga menjadi jawaban para dai Indonesia,” kata Cholil usai seminar dan bedah buku “Ancaman dan Strategi Penangulangan Terorisme di Dunia dan Indonesia”, di Universitas Indonesia (UI) Depok, Selasa (7/3).
Menurut Cholil, pedoman yang sudah disusun sebelumnya itu juga sebagai upaya mencarikan solusi bagi permasalahan dakwah di tengah masyarakat saat ini. Termasuk di antaranya terkait kasus pembubaran paksa sebuah pengajian oleh sekelompok massa di Sidoarjo, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.
“Kita akan lebih masif mensosialisasikan pedoman dakwah ini lebih luas lagi. Kemungkinan pedoman ini pekan depan sudah bisa diluncurkan,” jelas Cholil.

