Sekretaris Kabinet Pramono Anung didampingi para menteri saat memaparkan Paket Kebijakan Ekonomi Tahap Tiga, di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (7/10).

Pemerintah Luncurkan Paket Kebijakan Tahap Tiga

[sc name="adsensepostbottom"]

Untuk mengatasi perlambatan ekonomi global, pemerintah meluncurkan Paket Kebijakan Ekonomi Tahap Tiga.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung didampingi para menteri saat memaparkan Paket Kebijakan Ekonomi Tahap Tiga, di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (7/10).
Sekretaris Kabinet Pramono Anung didampingi para menteri saat memaparkan Paket Kebijakan Ekonomi Tahap Tiga, di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (7/10).

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah akan terus meluncurkan serangkaian paket kebijakan ekonomi untuk mengatasi perlambatan ekonomi akibat dampak pelemahan ekonomi global. Paket ini juga sekaligus untuk memperkuat daya saing dan struktur ekonomi Indonesia.

“Kami yakin paket kebijakan ekonomi tahap 3 ini tingkatnya nendang. Momentum yang kita rasakan hari ini, dimana rupiah mengalami penguatan signifikan,” kata Pramono, pada pengumuman Paket Kebijakan Ekonomi Tahap 3 di  kantor Presiden, Jakarta, Rabu (7/10).

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menuturkan, paket ini untuk melengkapi dua paket kebijakan dua paket kebijakan ekonomi yang sudah dilansir Presiden Joko Widodo pada September 2015 lalu. Melalui, dua paket kebijakan terdahulu, pemerintah melakukan berbagai deregulasi untuk memperbaiki iklim usaha dan mempermudah perizinan usaha.

“Kali ini, pemerintah menambahkan satu hal lagi, yaitu selain kemudahan dan kejelasan berusaha, yaitu menekan biaya,” kata Darwin.

Paket Kebijakan Ekonomi Tahap Ketiga ini meliputi :

  1. Penurunan harga BBM, listrik dan gas
  2. Perluasan penerimaan Kredit Usaha Rakyat (KUR)
  3. Penyederhanaan izin pertahanan kegiatan penanaman modal