Pemerintah RI masih terus bergiat menggalang dana guna membiayai pembangunan di berbagai sektor. Untuk kepentingan tersebut, Pemerintah kembali menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), kali ini dengan cara Private Placement.

SBSN yang diterbitkan merupakan jenis SPNS seri SPNSNT 23022016 dengan status tidak dapat diperdagangkan (non tradable).
SBSN seri SPNSNT 23022016 ini memiliki imbalan tanpa kupon (secara diskonto), dengan yield 6,75%m dan tanggal jatuh tempo 23 Februari 2016. Sementara itu underlying assets yang digunakan adalah barang milik Negara (BMN) berupa tanah dan bangunan.
- BPKH dan Bank Muamalat Perkuat Ekosistem Haji Nasional, Perluas Layanan Digital dan Dorong Pertumbuhan Bisnis Syariah
- Kelola Keuangan dan Investasi Kini dalam Satu Pengalaman yang Lebih Terhubung dengan CIMB Niaga dan Ajaib
- Halal Indo 2026 Hadirkan Kolaborasi Industri dan Kreator Bangun Ekosistem Halal Indonesia
- CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Karena instrument ini berstatus syariah, maka SBSN ini menggunakan akad ijarah sale & lease back. Penggunaan akad jenis ini telah mendapat pernyataan kesesuaian syariah dari Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) nomor B-373/DSN-MUI/X/2009.

