Dana bantuan yang disalurkan mencapai Rp 387 juta.
Bencana gempa bumi yang menimpa Aceh bulan lalu terus mendapat simpati dari pemerintah daerah lainnya. Giliran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menyisihkan dana bantuan kemanusiaan untuk korban gempa Aceh. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) pun dipercaya sebagai lembaga yang menyalurkan dana bantuan tersebut.
Bantuan senilai Rp 387.143.000 ini diserahkan langsung Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kepada Baznas. Bantuan tersebut diterima Anggota Baznas Munzir Suparta, dan disaksikan Direktur Amil Zakat Nasional Baznas Arifin Purwakananta, pada Rabu malam (21/12). Dana yang merupakan zakat yang dikumpulkan dari jajaran pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Jawa Tengah ini diharapkan dapat digunakan untuk program recovery dalam pemulihan kondisi Aceh pasca gempa yang terjadi awal bulan lalu.
Direktur Amil Zakat Nasional Arifin Purwakananta menyampaikan penghargaan kepada para PNS Jateng yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat yang menjadi korban gempa di Aceh. “Kami juga berterimakasih atas kepercayaannya kepada Baznas. Insya Allah dana ini akan kami salurkan dengan tepat,” kata Arifin.
- Bank Mega Syariah Umumkan Pemenang Poin Haji Berkah Tahap 3
- BSI Resmi Naik Kelas Sebagai Persero, Mayoritas Pembiayaan ke Segmen Konsumer dan Ritel
- BCA Syariah Luncurkan BSya Digital Membership Card Ivan Gunawan Prive dan Mandjha
- CIMB Niaga Ajak Nasabah Kelola Gaji dan Finansial dengan Lebih Bijak melalui OCTO
BAZNAS juga telah menyalurkan zakat, infak dan sedekah dari masyarakat untuk membantu masyarakat Aceh dalam berbagai kegiatan. Mulai dari membangun posko kesehatan, dapur umum, masjid hingga hunian sementara bagi warga korban gempa sebelum memperoleh bantuan yang permanen.
Lebih lanjut Arifin menjelaskan bantuan dari masyarakat yang disalurkan BAZNAS tidak hanya saat masa tanggap darurat dan masa recovery saja. Tetapi juga menyiapkan program pada Fase Development, dalam bentuk program pengembangan ekonomi, program pengembangan sosial dan berbagai program advokasi. “Selain itu, dukungan psikososial juga dilakukan oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk membantu korban gempa terutama anak-anak, supaya kembali ceria,” ungkapnya

