Rencana bisnis yang jelas akan mempermudah akses permodalan.

Selanjutnya, agar lebih mempermudah akses terhadap permodalan, pengusaha juga diharapkan dapat membuat rencana bisnisnya sendiri. Dengan menyusun rencana bisnis tersebut, investor akan dapat memberi masukan terhadap usaha yang sedang dijalani.
“Yang penting menyiapkan UMKM untuk memiliki bisnis, ide yang tepat dan menyampaikan bisnis dengan baik. Jadi bukan hanya konsultan bisnis yang menuliskan rencana bisnis, yang kemudian akan disampaikan si pengusaha, tapi pengusaha itu sendiri yang harus menyusun karena dia yang punya usaha,” tukas Peniel.
- BPJH Resmi Berikan Sertifikasi Halal bagi JNE untuk Layanan Logistik, Perkuat Standar Layanan Terpercaya
- Bank Muamalat Dukung Pembangunan Gedung Kolabora Kebaikan
- DPLK Syariah Muamalat Layani Program Pensiun Penggiat Masjid Tazkia Islamic Center
- CIMB Niaga Luncurkan OCTO untuk Pejuang Mimpi, Permudah Kelola Keuangan hingga Kejar Mimpi
Dalam rencana bisnis tersebut pun, tambah Peniel, hendaknya tidak hanya memasukkan jumlah dana yang dibutuhkan untuk pengembangan bisnis. “Kami tidak ingin hanya pada jumlah dana, tapi juga arus kas yang dibutuhkan, itu harus ada dalam rencana bisnis mereka,” tegasnya.
Pihaknya pun akan melihat di titik-titik bisnis mana, pengusaha membutuhkan suntikan modal. “Untuk pembiayaan kami ingin memberikannya di waktu yang tepat untuk memberi nilai tambah, jadi kami akan menggabungkan akses dan pengembangan bisnis, agar mereka bisa bersaing di pasar,” pungkas Peniel.

