Perkuat UMKM, Bank KEB Hana Tambah Modal Rp 1,3 Triliun

[sc name="adsensepostbottom"]

PT Bank KEB Hana Indonesia atau Bank KEB Hana akan menambahkan modal sebesar Rp 1,3 triliun untuk meningkatkan penyaluran kredit konsumsi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Lee Hwa Soo-CFO KEB Hana Bank (tengah), dalam konprensi pers di Jakarta, Rabu (29/7). foto: dok. Bank KEB Hana.
Lee Hwa Soo-CFO KEB Hana Bank (tengah), dalam konprensi pers di Jakarta, Rabu (29/7). foto: dok. Bank KEB Hana.

Chief Financial Officer Bank KEB Hana, Lee Hwa Soo mengatakan, penambahan modal Rp 1,3 triliun tersebut difokuskan untuk membantu bisnis pengembangan UMKM dan sektor konsumer. Dengan demikian, total modal yang bank KEB Hana sayurkan pada akhir bulan Juli 2015 ini meningkat menjadi Rp 4,1 triliun.

Lee mengaku, penambahan modal ini menjadi penting dalam rangka mendukung pertumbuhan bisnis di masa-masa yang akan datang, terlebih Bank KEB Hana akan fokus untuk mengembangkan segmen Small Medium Entrprise (SME) dan masuk ke segmen konsumer. “Kamiingin terus melanjutkan pertumbuhan yang seimbang di segmen UKM dan konsumer dengan melakukan penambahan modal dan ekspansi bisnis KEB Hana,” kata Lee, dalam rilisnya yang diterima MySharing, Rabu (29/7).

Lee menuturkan, penambahan modal tersebut bagian dari upaya KEB mengejar target menjadi bank top 20 di Indonesia pada 2020 mendatang. Pada akhir 2016, KEB Hana menargetkan naik kelas menjadi bank dengan kegiatan unit usaha (BUKU) III dengan modal mencapai Rp 5 triliun. Bank KEB Hana juga berencana menerbitkan surat utang (obligasi).

Dengan adanya penambahan modal tersebut maka Capital Adequacy Ratio (CAR) Bank KEB Hana per Juli 2015 berada di level 22,5 persen. Namun, jika penambahan modal tidak ada maka kemungkinan besar CAR mengalami penurunan dan berada di level 15,7 persen pada Juli ini. “Jika tidak ada penambahan modal, posisi CAR diperkirakan di level 15,7 persen pada Juli 2015,” ujarnya.

Menurutnya, secara kinerja bisnis, Bank KEB Hana mencatat laba pada semester I sebesar Rp 159 miliar dari target tahun ini sebesar Rp 430 miliar. Target tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp 270 miliar.

Rasio kecukupan modal (CAR) selama 2015 pun ditargetkan berada di level 19,31 persen, atau naik dari tahun sebelumnya yang hanya 18,47 persen. Adapun penyaluran kredit KEB pada tahun ini diperkirakan mencapai Rp 22 triliun, naik dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 14 triliun.

Dan hingga semester I, penyaluran pinjaman Bank KEB Hana ke sektor usaha, korporasi dan UMKM sebesar Rp 17 miliar atau 97,5 persen dari total kredit yang dikucurkan. Sementara sisanya, 2,5 persen atau Rp 438 juta merupakan kredit konsumsi.