Perusahaan Kanada, AGInvest Properties, memperluas skema investasinya dengan akad syariah. Perusahaan yang berdedikasi membantu investor mendiversifikasi portofolio investasi ke dalam aset pertanian kelas 1 dan 2 di Kanada ini memiliki dan mengelola lahan pertanian yang tersebar di Ontario.

Menurutnya, investasi pertanian merupakan suatu kelas aset yang terbarukan dan terukur. Willmore menambahkan investasi real estate merupakan sebuah sektor yang berkelanjutan dan tidak mudah terpengaruh pada kondisi global. Oleh karena itu, melalui kerjasama dengan Sharia Review Bureau, pihaknya berharap dapat mengakomodasi kebutuhan investor syariah di Kanada, kawasan Teluk dan wilayah lainnya, yang menginginkan diversifikasi portofolio dengan risiko moderat dan return yang menarik.
“Keputusan untuk menawarkan investasi sesuai syariah menunjukkan bahwa model bisnis AGInvest dapat mengakomodasi berbagai persyaratan investor dan kemampuan kami dalam memberikan bentuk investasi baru dan menciptakan nilai lebih bagi petani Kanada,” jelas Willmore.
- Bank Mega Syariah Umumkan Pemenang Poin Haji Berkah Tahap 3
- BSI Resmi Naik Kelas Sebagai Persero, Mayoritas Pembiayaan ke Segmen Konsumer dan Ritel
- BCA Syariah Luncurkan BSya Digital Membership Card Ivan Gunawan Prive dan Mandjha
- CIMB Niaga Ajak Nasabah Kelola Gaji dan Finansial dengan Lebih Bijak melalui OCTO
Sementara, Manager Regional Uni Emirat Arab AGInvest Properties, Robbie Duncan, mengatakan kerjasama dengan Sharia Review Bureau menegaskan proposisi nilai masing-masing perusahaan. “Sharia Review Bureau menjadi hal yang penting bagi pengembangan bisnis yang sedang mencari investasi sesuai syariah,” katanya.
Chief Executive Officer Sharia Review Bureau, Yasser S Dahlawi, menuturkan kerjasama dengan AGInvest Properties menjadi kesepakatan kerjasama pertanian Sharia Review Bureau yang ketiga dalam waktu tujuh bulan terakhir. “Menilik dari meningkatnya populasi dunia dan terbatasnya jumlah sumber daya pertanian yang tersedia bagi komunitas investor syariah, kami menilai kelas aset investasi pertanian ini adalah bisnis yang bagus,” tukas Dahlawi.
Asisten General Manager Sharia Review Bureau, pun menambahkan melalui kerjasama investasi syariah dengan pihaknya, AGInvest Properties akan mendapat permodalan bagi sektor pertanian Kanada secara berkelanjutan. Kanada mencatat produk domestik bruto sekitar 1,5 triliun dolar. Negara ini memiliki populasi penduduk muslim sebanyak 3,2 persen.

