Untungnya bukan seluruh bangunan, melainkan hanya asrama putri pesnatrenn Hidayatullah tersebut yang terbakar. Alhasil, 150 santri butuh pakaian dan perlengkapan belajar.

Tidak kurang dari 150 santri kehilangan barang-barangnya, mulai dari buku, pakaian hingga peralatan belajar dan beribadah.
“Santri hanya menggunakan pakaian yang meelekat di badan,” ungkap Rofiq, Kepala Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Bontang dalam siaran pers yang diterima MySharing, Kamis (27/8).
- BCA Syariah Catat Pertumbuhan Aset 17,2% YoY, Perkuat Dampak via Inisiatif Sahabat Berkahmu
- Bank Muamalat Gelar Silaturahmi dan Diskusi bersama Para Jurnalis Medan
- Sinergi BPKH dan Bank Muamalat Perluas Akses Layanan Haji Berbasis Digital
- BPKH dan Bank Muamalat Perkuat Ekosistem Haji Nasional, Perluas Layanan Digital dan Dorong Pertumbuhan Bisnis Syariah
Hal ini karena kebakaran terjadi pada pukul 14.00 Wita, dan api dengan sangat cepat membesar melahap bangunan asrama yang memang terbuat dari kayu.
Oleh karena itu, Baitul Maal Hidayatullah mengetuk pintu kaum Muslimin dimanapun berada untuk bersama-sama ikut meringankan beban musibah yang dialami para santri putri di Pesantren Hidayatullah Bontang, yang beralamat di Jalan Imam Bonjol.
Pembaca dan siapapun bisa langsung menghubungi BMH Pusat atau pun BMH Bontang atau BMH terdekat di kota Anda. Salurkan donasi anda melalui : 448.000.1234 a/n Baitul Maal Hidayatullah

