Presiden Jokowi Tiba Di Turki Hadiri KTT Luar Biasa OKI Selasa sekitar pukul 21.54 Waktu Setempat atau Rabu dinihari pukul 01.54 WIB.
Sebelumnya Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Istanbul Turki menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Selasa (12/12/2017) pukul 11.05 WIB.
Di Istanbul, Presiden Jokowi akan menghadiri KTT Luar Biasa Organisasi Kerja sama Islam (OKI) mengenai Palestina pada Rabu (13/12/2017).
- CIMB Niaga Business Summit 2026 Usung Vision Made Possible Dukung Perusahaan Indonesia Tumbuh Berkelanjutan
- Prudential Syariah Luncurkan Asuransi Jiwa PRUCare 360 Syariah
- Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak Signifikan, Tembus Rp1,9 Triliun
- BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat
“Ini adalah kesempatan pertama bagi negara-negara OKI untuk secara bersama dan tegas menolak keputusan Presiden Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel,” ucap Presiden dalam konferensi pers di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta.
Dalam KTT Luar Biasa tersebut Presiden akan menyampaikan penolakan rakyat Indonesia atas pengakuan sepihak Amerika Serikat.
“Meminta negara-negara OKI untuk membulatkan suara dan persatuan guna membela Palestina serta menyampaikan beberapa langkah yang dapat dilakukan baik secara bersama maupun secara individu untuk membela Palestina,? kata Kepala Negara.
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Bandara Internasional Attaturk Istanbul Turki, Selasa sekitar pukul 21.54 Waktu Setempat atau Rabu dinihari pukul 01.54 WIB.
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan rombongan di Bandara Internasional Attaturk disambut antara lain oleh Duta Besar RI untuk Turki Wardana.
Tampak mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo antara lain Menko Polhukam Wiranto, Mensesneg Pratikno dan Staf Khusus Presiden Johan Budi SP.
Setelah istirahat sejenak di bandara, Presiden Jokowi dan rombongan menuju tempat menginap di salah satu hotel di Kota Istanbul. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah lebih dahulu berada di Istanbul, Turki untuk memulai pertemuan tingkat menteri dan mempersiapkan kedatangan Presiden.

