
Langkah perdana dari gerakan ini adalah dengan mengadakan tantangan foto senyum bertajuk #7harisenyum. “Alhamdulillah sambutan dari masyarakat untuk gerakan ini sangat baik. Tercatat lebih dari 2000 akun media sosial baik twitter maupun instagram mengikuti tantangan foto ini. Kami pun menerima banyak respon positif dari para peserta,” kata Azlia dalam peluncuran gerakan Berbagi Senyum, Senyum Berbagi di Wisma Proklamasi, Selasa (13/5). Dari 2000 akun yang mengikuti tantangan foto ini mayoritas berasal dari Instagram. Kampanye ini juga meraih respon terhadap #7harisenyum sebanyak 10244 dalam 7 hari.
Ia menambahkan kampanye Berbagi Senyum, Senyum Berbagi juga akan dilanjutkan dengan kegiatan Smile Free Day yang dilaksanakan saat Car Free Day bergilir di lima kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bogor, Bandung, Medan dan Surabaya. “Kami tidak sekedar mengajak orang-orang di Car Free Day untuk membagikan senyumnya, tetapi akan membuka interaksi antara mereka dengan orang-orang lain sehingga pemberi senyum dan penerima senyum akan merasakan pengalaman dari Berbagi Senyum,” kata Azlia.
Setelah Smile Free Day akan ada serentetan kegiatan lainnya sepanjang tahun 2014 ini yang tujuannya tetap untuk membuat masyarakat dengan sukarela membagikan senyumnya, dan merasakan sendiri akibat dari senyum tersebut kepada orang lain. Azlia memaparkan dari pengalaman semacam itu diharapkan masyarakat bukan saja lebih memahami masalah-masalah yang menghambat orang tersenyum, tetapi juga terdorong untuk ikut dalam gerakan mengatasi masalah riil yang ada di sekitar kita masing-masing. “Insya Allah tahun ini kami akan membuat masyarakat Indonesia tersenyum lebar. Diawali dengan membagikan senyum dan berlanjut kepada senyum karena keikhlasan membantu orang lain yang membutuhkan,” ujar Azlia.
Chief Executive Officer Rumah Zakat, Nur Efendi, mengatakan jika pagelaran Smile Free Day berlangsung bagus dan mendapat respon positif masyarakat, maka tak menutup kemungkinan akan diselenggarakan pula di kota lainnya. Penyelenggaraan Smile Free Day akan dimulai pada bulan Juni di Bandung lalu menuju Jakarta, Jawa Timur, Indonesia bagian timur dan Sumatera sampai dengan akhir tahun. Bagian dari kampanye Berbagi Senyum, Senyum Berbagi lainnya adalah Direct Smile, dimana ada interaksi antara donatur dan penerima manfaat secara langsung. Kemudian, acara puncak kampanye Smile Together ini akan diakhiri oleh Smile to Donors yang bertujuan memperkenalkan spirit senyum, yang kampanyenya dimulai pada bulan Ramadhan. “Dengan kegiatan akan ada aksi langsung san tidak hanya sekedar berbagi senyum. Kami berharap ini bisa menjangkau ke seluruh masyarakat Indonesia,” kata Efendi.

