Empat isu strategis itu diharapkan bisa melahirkan sebuah resolusi yang baik untuk target pekerjaan sampai 2018.
Deputi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Arifin Purwakananta mengatakan, Rakornas Baznas 2017 ini akan membahas berbagai isu strategis untuk melahirkan resolusi guna memperkuat manajemen zakat nasional.
‘Rakornas ini akan membahas berbagai isu strategis yang akan kita kembangkan melalui empat bagian,’ kata Arifin ditemui di sela-sela Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Baznas 2017 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Rabu (4/10).
Dia menjelaskan, pertama akan membahas isu strategis tentang pengumpulan zakat. Kedua, tentang tata kelola zakat dan ketiga adalah tentang pendayagunaan zakat. Terakhir keempat, yaitu isu strategis tentang pengembangan zakat Indonesia masa depan.
- CIMB Niaga Luncurkan OCTO Arena di Jakarta, Perluas Pengalaman Lifestyle Padel Nasabah dan Masyarakat
- BPKH dan Bank Muamalat Jaga Silaturahmi dengan Jurnalis Medan
- BCA Syariah Catat Pertumbuhan Aset 17,2% YoY, Perkuat Dampak via Inisiatif Sahabat Berkahmu
- Bank Muamalat Gelar Silaturahmi dan Diskusi bersama Para Jurnalis Medan
Baznas, tegas Arifin, akan mendorong semua itu agar melahirkan sebuah resolusi yang akan bisa memperkuat manajemen zakat nasional. Baik untuk Baznas provinsi, kabupaten dan kota serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Indonesia. “Kita mendorong adanya sebuah resolusi, sebuah kesepakatan bersama tentang bagaimana memajukan perzakatan Indonesia,” kata Arifin.
Arifin berharap dari Rakornas Baznas 2017 ini akan lahir sebuah resolusi yang baik. Sehingga menurutnya bisa menjadi landasan.kerja untuk target pekerjaan sampai 2018.
‘Diharapkan bisa maksimal dengan membuat rapat-rapat komisi dan pleno yang isinya membicarakan isu strategis mengenai empat hal yang dibahas di Rakornas Baznas 2017 in,’ pungkasnya.

