Aksi sosial dan keagamaan dilakukan dengan membersihkan masjid dan mengadakan pengajian.

Public Relations Officer Syariah Hotel Solo, Paramita Sari Indah W menuturkan, kegiatan sosial dan keagamaan sengaja dilakukan dalam rangka menyambut sekaligus merayakan 1 Muharram 1438 H. “Terlebih hotel kami menganut sistem syariah, tentunya 1 Muharram 1438 H memberikan makna tersendiri bagi manajemen,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima MySharing, Selasa (4/10).
Paramita memaparkan, dalam rangkaian kegiatan pada Sabtu, 1 Oktober 2016, managemen Syariah Hotel Solo melakukan aksi sosial. Aksi sosial ini berupa kerja bakti membersihkan Masjid Laweyan baik bagian luar maupun dalam masjid dan dilanjutkan dengan Sholat Hajad berjamaah dan Sholat Dhuha. Selain itu, juga berziarah dan doa bersama ke Makam Kyai Ageng Henis atau Ki Ageng Gedhe Sala.
- Asosiasi DPLK dan DPLK Syariah Muamalat Inisiasi Sinergi Ekosistem Syariah bagi Sektor Informal
- Bank Muamalat Sukses Raih Dua Penghargaan di Ajang TOP GRC Awards 2026
- BCA Syariah dan Istiqlal Halal Center Serahkan Sertifikat Halal untuk 49 UMKM
- CIMB Niaga Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di Asian Banking & Finance Awards 2026
“Kami memilih Masjid Laweyan sebagai lokasi aksi sosial kami karena Masjid Laweyan merupakan masjid pertama dan tertua yang ada di Kota Solo. Di samping itu, Kyai Ageng Henis merupakan sosok penting penyebar masuknya Islam di Kota Solo. Sehingga menyimpan makna dan sejarah cikal bakal perkembangan Islam,” paparnya.
Pada 3 Oktober 2016, peringatan 1 Muharram 1438 H dilanjutkan dengan acara Pengajian yang bertema Dari Cinta Dunia ke Akhirat. Pemilihan tema tersebut selaras dengan makna dibalik 1 Muharram yang menjadi ajang instropeksi dan perbaikan diri agar semakin berperilaku baik sebagai seorang muslim selama hidup di dunia.
“Pengajian 1 Muharram 1438 H ini menghadirkan Ustadz Andi Kusumabrata sebagai pencerah rohani peserta. Kami juga menghadirkan aksi hiburan musik hadrah dan qiroatul quran dari para santri Pondok Pesantren Daarul Qur’an. Sedangkan peserta sendiri berasal dari internal management Syariah Hotel Solo, Lorin Hotel Solo, perwakilan sister company, maupun owning company yakni PT. Hotel Anomsolo Saranatama, serta management company yakni PT. Lor Internasional Hotel,” jelas Paramita.

