Relawan Rumah Zakat Buka Pos Dapur Umum di Lokasi Longsor Ponorogo

[sc name="adsensepostbottom"]

Bencana tanah longsor di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, baru-baru ini memang memprihatinkan. Bencana ini bahkan menimbulkan cukup banyak korban, yaitu 17 korban meninggal dunia, dan sekitar 22 orang hilang dalam musibah tersebut.

Relawan Rumah Zakat dalam musibah di atas concern melanjutkan proses evakuasi korban yang tertimbun longsor di Ponorogo. Selain melanjutkan proses evakuasi, relawan Rumah Zakat juga membuka Pos Dapur Umum yang bersinergi dengan Tagana.

“Tak hanya dapur umum, hari ini kami juga sedang mempersiapkan pos hangat dan pos segar untuk pengungsi dan petugas evakuasi,” ujar Koordinator Relawan Rumah Zakat untuk Aksi Peduli Bencana Longsor Ponorogo – Bagas Dwi Satriyo.

Hingga saat ini, masih dilakukan evakuasi untuk menemukan korban lainnya yang masih tertimbun oleh tanah. Akses menuju lokasi longsor cukup sulit karena berada di jalan kecil dan sempit, sehingga menghambat proses evakuasi dengan menggunakan alat berat.

“Alhamdulillah, kemarin kami mendapatkan personil tambahan dari Relawan Rumah Zakat Malang dan Bandung. Sehingga total Relawan yang bertugas di lokasi longsor menjadi 12 orang. Semoga dapat lebih mempercepat proses evakuasi” jelas Bagas Dwi Satriyo.

Menurut Bagas, masih banyak kebutuhan yang diperlukan oleh masyarakat korban bencana longsor di Ponorogo, salah satu prioritasnya adalah asupan makanan yang bergizi. Maka dari itu, tim relawan Rumah Zakat membuka pos Dapur Umum untuk memenuhi kebutuhan pokok para korban longsor di Ponorogo.