zakat
Dok: rumahzakat.org

Rumah Zakat Berencana Dirikan Politeknik

[sc name="adsensepostbottom"]

Salah satu program penyaluran dana sosial yang menjadi fokus Rumah Zakat adalah di bidang pendidikan. Kali ini lembaga sosial tersebut berencana mendirikan politeknik.

zakat
Dok: rumahzakat.org

Chief Executive Officer Rumah Zakat, Nur Efendi, mengatakan Rumah Zakat telah memiliki sekitar 19 sekolah gratis bagi kaum dhuafa mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah kejuruan yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia. Tahun depan pihaknya pun berencana membangun politeknik di Bandung.

“Konsentrasi politekniknya di akuntansi, karena tenaga kerja bidang keuangan sangat mudah diserap oleh perusahaan. Kalau itu bagus, Insya Allah akan kami buat di setiap kota. Jadi awalnya pilot project di Bandung dulu,” kata Nur kepada mysharing, beberapa waktu lalu. Baca Juga: Rumah Zakat akan Buka Cabang di Australia

Selain mendirikan politeknik, Nur menuturkan pihaknya juga berencana membebaskan lahan sejumlah Sekolah Juara (program pendidikan gratis Rumah Zakat) di beberapa daerah. Saat ini Rumah Zakat mengelola 19 Sekolah Juara. Namun, baru ada enam Sekolah Juara yang menjadi milik Rumah Zakat, sementara sisanya masih menyewa. Tahun depan kami berencana membebaskan lahan semua Sekolah Juara,” cetus Nur. Enam Sekolah Juara yang lahannya sudah menjadi milik Rumah Zakat berada di Bandung (3 unit), Pekanbaru (2 unit) dan Subang (1 SMK).

Nur menambahkan selain program pendidikan, pihaknya juga akan terus meningkatkan penyaluran ke sektor kesehatan dan pemberdayaan ekonomi. Rumah Zakat kini memiliki 540 titik desa binaan, dimana masing-masing desa memiliki ciri khasnya tersendiri. Di sektor kesehatan saat ini Rumah Zakat memiliki sembilan klinik rumah bersalin gratis dan beberapa ambulans. Baca: Marketing Zakat dan Keluarga Sakinah

“Tahun depan kami tidak hanya menambah Sekolah Juara dan politeknik, tetapi juga berencana menambah rumah sakit di Padang dan Makassar,” ujar Nur, yang menargetkan penghimpunan zakat semaksimal mungkin pada 2015. Sebagai catatan pada 2013 Rumah Zakat menghimpun dana zakat, infak, sedekah dan wakaf sebesar Rp 186,5 miliar.