Di sela-sela jadwalnya yang padat, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyempatkan diri untuk bertemu dengan puluhan pengembang Jakarta.
Mereka bertemu dalam acara seminar bertajuk Pembiayaan Properti Perbankan dan Non-Perbankan.di Gedung Bursa Efek Indonesia, kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (20/12/2017).
Dalam acara yang digelar oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jakarta bersama dengan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) hari ini menggelar seminar Pembiayaan Properti Perbankan dan Non Perbankan.Acara ini mengumpulkan puluhan pengusaha dan pengembang yang berdomisili di Jakarta dan diselenggarakan di ruang auditorium Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sandi membicarakan beberapa hal, mulai dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga program andalannya yakni penyediaan perumahan dengan DP nol rupiah.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memastikan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang menjadi bagian dari program DP Nol Rupiah akan berkualitas baik dan layak huni. Dikatakan Sandi, PD Pembangunan Sarana Jaya akan membangun 700-800 unit hunian di Pondok Kelapa dan diharapkan pada 18 Januari 2018 sudah bisa dimulai pembangunannya.
“Sampai finishing, kita ingin kualitasnya yang terbaik sehingga proyek ini akan menjadi percontohan,” kata Sandi, usai menjadi pembicara dalam seminar bertajuk Pembiayaan Property Perbankan dan Non-Perbankan, di Gedung Bursa Efek Indonesia, kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (20/12/2017).
Sandi menuturkan, “Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya perlu menghitung secara detail terkait pendanaan untuk implementasinya. Sehingga, awal tahun depan memungkinkan dilakukannya launching.Target pembangunan rumah DP Nol rupiah ini antara satu sampai satu setengah tahun,” ujarnya.
Sandi menambahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman akan membentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk memasarkan hunian dengan DP Nol Rupiah tersebut.

