Hubungan antar organisasi Islam (Ormas) harus dibangun atas dasar husnuzan dan tausyiah.

Didin menyampaikan, dalam menghadapi gerakan Islam lain, sebuah gerakan harus memandangnya sebagai sahabat yang harus saling bergandengan.
Menurutnya, bergandengan tangan itu diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan yang datang.Didin pun mengingatkan, janganlah mewariskan perpecahan, pertentangan atau kebanggaan terhadap organisasi.
“Hubungan satu lembaga Islam dengan lembaga Islam yang lain juga harus dibangun atas dasar husnuzan dan mengembangkan tausyiah,” kata Didin dalam seminar tersebut pekan lalu.
Sementara itu, lanjut Didin, menyangkut prestasi sebuah organisasi Islam harus dipandang sebagai prestasi umat Islam keseluruhan.Misalnya Nahdlatul Ulama ( NU) yang berprestasi membangun pesantren dan Muhammadiyah yang berprestasi membangun kampus dan rumah sakit, haruslah dipandang sebagai prestasi umat Islam secara keseluruhan.
Sebaliknya, jika terjadi musibah harus dipandang sebagai musibah bersama. “Etika ukhuwah Islamiyah ini sudah diputuskan dalam sidang Dewan Pertimbangan MUI beberapa bulan lalu,” pungkas Didin.

