Kolaborasi dan kesetaraan antara nasabah dan bank menjadi keunggulan bank syariah.
Enam bank syariah mencatat sejarah dengan bersinergi membiayai proyek jalan tol Soreang-Pasir Koja melalui penandatanganan pembiayaan sindikasi hari ini, Kamis (22/9). Pembiayaan sindikasi tersebut menjadi yang pertama dilakukan sepenuhnya oleh bank syariah. Hal ini menunjukkan bahwa bank syariah mampu melayani keperluan pembangunan infrastruktur.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Herry Trisaputra Zuna pun menyambut baik upaya bersama bank syariah dalam mendukung program pembangunan infrastruktur, khususnya jalan tol. Menurutnya, kerja sama yang sudah ditandatangani antara enam bank syariah dan Citra Marga Lintas Jabar (operator jalan tol Soreang-Pasir Koja) merupakan langkah awal.
“Kami harap tidak berhenti disini, sehingga pembiayaan syariah menjadi alternatif utama pembiayaan jalan tol karena secara natur ada disana. Tentu proyek ke depan yang akan dilaksanakan merupakan produk yang cocok dengan skema pembiayaan hari ini,” ujarnya, usai penandatanganan kerja sama pembiayaan sindikasi, Kamis (22/9).
Menurutnya, pembiayaan syariah cocok dengan kebutuhan pembiayaan pembangunan jalan tol. Pasalnya, terdapat kolaborasi dan kesetaraan antara peminjam dan nasabah yang membutuhkan pembiayaan. Berbeda dengan kesepakatan yang pernah dijalin pihaknya dengan perbankan konvensional.
“Sebelumnya tol Cikopo-Palimanan didanai konvensional, di mana Asbanda juga berperan di sana, namun setelah tandatangan, realisasi volume tidak memenuhi yang diperjanjikan, itu sudah ada masalah, belum dengan ruas yang lain. Dengan skema ini (syariah) saya melihat permasalahan bisa diatasi, jadi kami harap ini bisa dikembangkan dengan skala lebih besar,” tukas Herry.
Herry menuturkan, saat ini ada empat ruas jalan tol sedang dalam proses tender yang bisa dikaji oleh bank syariah. Setelah pembangunan proyek jalan tol Soreang-Pasir Koja selesai, lanjutnya, proyek lainnya di Kalimantan dan Sulawesi juga dapat dilihat oleh bank syariah. “Untuk proyek akan kami siapkan, tinggal dukungan pembiayaannya,” katanya.
[bctt tweet=”Bank syariah mampu melayani keperluan pembangunan infrastruktur” username=”my_sharing”]

