Februari lalu Sofyan Hospitality menjalin kerjasama dengan Korea Halal Inc untuk pengembangan produk halal di Korea Selatan. Langkah tersebut dilakukan pula demi menyongsong kedatangan wisatawan muslim yang kian meningkat.

Di sisi lain, lanjutnya, kerjasama dengan Korea Halal Inc juga membawa keuntungan bagi Indonesia. Tidak hanya dapat mengundang wisatawan Korsel lebih banyak, tetapi juga para investor yang ingin berinvestasi di industri perhotelan di Indonesia. “Melalui kerjasama ini, wisatawan Korea yang ingin berkunjung ke Indonesia juga bisa mendapat kemudahan informasi untuk hotel yang nyaman dan aman,” kata Riyanto. Baca: Sofyan Hotel dan Korea Halal Inc Garap Pasar Makanan Halal Indonesia
Riyanto mengungkapkan kerjasama dengan Korea Halal Inc akan dilakukan secara berkelanjutan dan mengikuti perkembangan yang ada. Pihaknya akan memberikan pula pelatihan kepada sumber daya manusia Korsel mengenai standar hospitality halal. “Selain itu, kami juga akan mengirim orang ke Korea Selatan untuk bisa berkiprah di dunia halal Korea,” imbuh Riyanto.
- CIMB Niaga Syariah Luncurkan Program Jumat Baik, Perkuat Komitmen Melangkah Sesuai Kaidah
- Bank Muamalat Catat Pertumbuhan Volume Transaksi Ziswaf 24,75% via Muamalat DIN
- BSI Fest Ramadan 2026 Digelar di 9 Kota Besar, Tawarkan Diskon Umroh
- Prudential Syariah Luncurkan PRUHeritage Syariah Essential Plan USD, Nilai Proteksi Meningkat hingga 150%
Menurutnya, bersamaan dengan Jepang, wisata Korsel kini mencoba lebih ramah dengan wisatawan muslim. “Restoran halal semakin mudah ditemui di Korea, tidak hanya berada di sekitar masjid besar saja. Sementara, di Nami Island juga sudah ada musholla,” kata Riyanto. Baca: Korea Miliki Agensi Makanan Halal
Populasi muslim dunia semakin meningkat dan diperkirakan akan mencapai 26,5 persen dari total populasi dunia pada 2030. Pada 2014 setidaknya ada 108 juta wisatawan muslim dengan nilai pengeluaran mencapai 145 miliar dolar. Pada 2020 diperkirakan akan ada 150 juta wisatawan muslim dengan pengeluaran 200 juta dolar AS.

