PT Bank DKI masih mengkaji rencana pemisahan (spin off) Unit Usaha Syariah (UUS).

“Kita review lagi. Memang dengan kondisi seperti ini kita mesti hitunng ulang lagi spin off. Karena nanti kalau sudah spin off overhead-nya tanggung sendiri, kuat nggak nih. Pengelolaan simpanan, itu yang paling kerasa kalau spin off,” kata Kresno kepad MySharing, di sela-sela pembukaan Keuangan Syariah Fair (KSF) 2016, di Jakarta, pekan lalu.
Menurutnya, kendati anak usaha syariahnya itu tumbuh dengan baik pada tahun lalu, namun pertimbangan-pertimbangan tersebut membuat perseroan mengkaji rencana spin off.
- Jumlah Peserta DPLK Syariah Muamalat Terus Meningkat
- CIMB Niaga Luncurkan OCTO Arena di Jakarta, Perluas Pengalaman Lifestyle Padel Nasabah dan Masyarakat
- BPKH dan Bank Muamalat Jaga Silaturahmi dengan Jurnalis Medan
- BCA Syariah Catat Pertumbuhan Aset 17,2% YoY, Perkuat Dampak via Inisiatif Sahabat Berkahmu
Kresno menyampaikan, kontribusi pembiayaan syariah terhadap total pembiayaan sendiri tahun lalu baru 9 persen. Oleh karena itu, perseroaan masih akan mengembangkan bisnis-bisnis syariah lain sebelum kemudian melakukan pemisahan UUS. “Kita masih terus mengkaji rencana spin off UUS, di samping pengembangan bisnis syariah lainnya,” pungkas Kresno.

