Hotel syariah terbesar di Indonesia, Syariah Hotel Solo kian menunjukkan eksistensinya di kancah dunia properti tanah air. Baru-baru ini hotel tersebut menjadi pilot project kondotel.

“Dengan telah dijadikan sebagai sebuah kondotel, bagi ummat yang ingin berinvestasi properti hotel tidak perlu mengeluarkan uang hingga bermilyar-milyaran rupiah. Investor bisa memilikinya hanya dengan 1-2 kamar saja, tentu dengan fasilitas yang dapat dinikmati seluruhnya di Syariah Hotel Solo,” kata Johny, dalam siaran persnya kepada mysharing, akhir pekan lalu. Baca: Syariah Hotel Solo Sediakan Jadwal Shalat di Kamar
Sebagai langkah awal, lanjut Johny, Syariah Hotel Solo akan menawarkan 150 unit kamar untuk dijadikan kondotel dan siap diperjualbelikan untuk umum, mulai dari tipe standard, superior, deluxe, hingga family suit. Harga kondotel pun mulai dibanderol seharga Rp 640 juta per kamar, dimana para investor nantinya juga akan mendapat garansi dua kali umroh per tahun selama dua tahun berturut-turut.
“Sebenarnya konsep bangunan kondotel ini berasal dari permintaan pasar, yang ingin berinvestasi properti berprinsip syariah. Kami melihat ke depan pun trennya begitu positif seiring dengan bermunculannya perusahaan yang menggunakan prinsip syariah juga,” ujar Johny. Baca: Investor Indonesia Paling Percaya Diri di Asia
Sementara untuk pembagian keuntungan yang akan ditawarkan, jelas Johny, akan dibagi secara adil atau 50:50 antara pihak hotel dan investor, dihitung dari total kamar Syariah Hotel Solo yang ada. Sedangkan, untuk transaksi pembeliannya bisa dilakukan cash maupun kredit dengan menggandeng perbankan. Namun untuk manajemen operasionalnya Syariah Hotel Solo yang akan tetap mengelola.

