(Kanan-Kiri): Head of Syariah Business Banking CIMB Niaga Rusdi Dahardin, Head of Syariah Sales and Distribution CIMB Niaga Diah Rahma Paramaiswari, dan Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P Djajanegara dalam Diskusi Media CIMB Niaga Syariah, Senin (13/3). Foto: MySharing

Tabungan Haji dan Wakaf Dongkrak DPK UUS CIMB Niaga

[sc name="adsensepostbottom"]

UUS CIMB Niaga bekerja sama dengan biro umrah dan haji dan lembaga filantropi Islam.

Dana pihak ketiga (DPK) UUS CIMB Niaga tumbuh 40,2 persen menjadi Rp 10,63 triliun per 31 Desember 2016. Pada periode sama tahun lalu UUS CIMB Niaga mencatat DPK sebesar Rp 7,58 triliun. Produk tabungan haji, yang terdiri dari Tabungan Rencana Haji dan Tabungan Pahala Haji, serta Tabungan iB Mapan Wakaf turut menjadi pendorong pencapaian pendanaan di UUS CIMB Niaga.

“Sejak 2014 kami dipercaya Kementerian Agama sebagai salah satu bank penerima setoran biaya perjalanan ibadah haji untuk haji reguler dan khusus. Amanah ini turut mendorong peningkatan DPK kami melalui produk tabungan haji tersebut,” kata Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P Djajanegara dalam Diskusi Bersama CIMB Niaga Syariah, Senin (13/3).

Head of Syariah Sales and Distribution CIMB Niaga Diah Rahma Paramaiswari mengatakan, pada 2016 pihaknya bisa membukukan porsi haji sebanyak 10 ribu dalam setahun. “Mudah-mudahan di tahun ini kami menargetkan membukukan porsi 50 ribu jamaah haji, sesuai dengan yang ditetapkan oleh manajemen,” ungkapnya.

Selain sebagai bank penerima setoran haji, UUS CIMB Niaga juga ditunjuk untuk menyelenggarakan tabungan wakaf. Ia menyampaikan, jika dulu wakaf identik dengan pesantren dan masjid, maka sekarang bisa ditabung. “Kalau dulu berwakaf harus kaya terlebih dulu, sekarang tidak perlu menunggu untuk bisa berwakaf. Kalau punya uang, wakafkan,” cetus Diah.

UUS CIMB Niaga pun bekerja sama dengan tujuh lembaga wakaf, yaitu Daarut Tauhid, Daarul Quran, Dompet Dhuafa, ACT, Rumah Wakaf, ESQ, dan Al Azhar. Ada beragam macam proyek wakaf yang ditampilkan seperti rumah sakit dan pesantren penghapal Al Quran. Tabungan iB Mapan Wakaf, yang baru diluncurkan pada Desember 2016, pun telah mencatat 100 nasabah penabung wakaf. “Nilainya belum terlalu besar, masih di bawah Rp 10 miliar,” katanya.

Di tahun ini ditargetkan Tabungan iB Mapan Wakaf dapat menjaring 1000 nasabah dengan total dana mencapai Rp 100 miliar. Untuk mencapai target tersebut, pihaknya juga akan menyasar nasabah premium. “Kami juga mau masuk ke nasabah CIMB preferred. Sekarang banyak nasabah, termasuk yang premium, baru sadar dan religius, maka kami bantu nasabah dengan memberi layanan, salah satunya tabungan wakaf,” jelas Diah.