Pada tanggal 14 Mei 2018, Tim Tazkia telah menjajaki kerjasama dengan pemerintah Kapubaten Simeulue, Provinsi Aceh. Ketua STEI Tazkia, Murniati Mukhlisin didampingi oleh Staf Bagian Hubungan Masyarakat dan Beasiswa Ade Juraynaldi dan Alumni STEI Tazkia asal Simeulue Ren Alatas. Mereka diterima oleh Bupati Simeulue Erli Hasim, Ketua DPRK Murniati serta segenap jajaran pemerintah kabupaten bertempat di Pendopo Bupati Simeulue.
Disampaikan oleh Murniati tentang peluang kerjasama dalam pengembangan ekonomi syariah yang pada ujungnya akan membantu Simeulue dalam mencapai visi misi daerahnya yaitu menuju Simeulue yang Sejahtera: Elok-Jujur-Aman-Hebat-Tentram-Agamis.
Kekayaan sumber daya alam yang dimiliki oleh Simeulue yaitu hasil laut berpotensi ekspor, kecantikan pulau untuk pariwisata dan kelapa sawit belum dikelola dengan baik karena minimnya SDM yang layak, transportasi, permodalan dan pemasaran.
“Dengan adanya peningkatan SDM bidang ekonomi syariah yang fokus dalam pengelolaan industri dan pariwisata halal, FinTech syariah, dan hukum syariah, inshaaAllah akan menjadi salah satu solusi dan Tazkia akan membantu mewujudkannya”, kata Murniati sebagaimana siaran persnya yang diterima MySharing, Rabu (16/5).
- CIMB Niaga Business Summit 2026 Usung Vision Made Possible Dukung Perusahaan Indonesia Tumbuh Berkelanjutan
- Prudential Syariah Luncurkan Asuransi Jiwa PRUCare 360 Syariah
- Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak Signifikan, Tembus Rp1,9 Triliun
- BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat
“Bupati Simeulue menaggapi positif dan berkenan untuk berkunjung ke STEI Tazkia dalam waktu dekat untuk finalisasi kerjasama”, kata Ade Juraynaldi, menambahkan.

