Ahok itu tidak sakti, hanya saja lawannya kurang kuat. Kalau umat Muslim Jakarta bersatu pasti bisa kalahkan Ahok.
Sehari menjelang pendaftaran Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), umat Muslim yang telah bergabung dalam Majelis Pelayan Jakarta (MPJ) dan Majelis Ormas Islam (MOI) akan menggelar silaturahmi akbar dan doa.
Silaturahmi Akbar dan Doa itu akan dihelat di Masjid Istiqlal Jakarta, pada Minggu (18/9) setelah shalat Zuhur, yang akan dihadiri 50.000 jama’ah, ulama dan tokoh nasional merapartkan barisan dalam balutan doa memohon kepada Allah SWT mewujudkan kemenangan cagub DKI Muslim.
Ulama dan tokoh nasional akan menyampaikan taushiyah dan orasi secara bergantian, diantaranya KH.Didin Hafidhuddin, Amin Rais, KH. Habib Rizieq, Din Syamsuddin, KH. Ma’ruf Amin, Taufik Ismail, Ustadz Yusuf Mansur, dan Derry Sulaiman.
Menurut Juru Bicara MPJ, Ustad Bachtiar Nasir, silaturahmi akbar yang akan digelar di Masjid Istiqlal pada Minggu besok (18/9) bertujuan untuk memperlihatan perhatiaan besar umat Muslim terhadap persoalan kepemimpinan Ibukota Jakarta. Selain itu, untuk memberikan semacam tekanan kepada partai politik, bahwa para ulama dan tokoh nasional serta masyarakat Muslim Jakarta menghendaki cagub Muslim yang amanah dan berkualitas.
Adapun pemilihan Masjid Istiqlal sebagai tempat silaturahmi akbar, mengingat masjid ini merepresentasikan seluruh elemen umat Islam. Menurut Ustad Bachtiar, silaturhami akbar ini kesepatan mudzakarah ulama dan tokoh nasional untuk menyuarakan kepada parpol bahwa hasil mudzakarah merekomendasikan tiga nama yaitu Yusril Ihza Mahendra, Sandiaga Salahuddin Uni, dan Tri Rismaharini (Risma).
“Rekomendasi tiga kandidat akan kami suarakan kepada partai dan umat Muslim Jakarta pada silaturahmi akbar nanti. Kita akan mempressure parpol dan gulirkan menjadi bola es untuk patahkan Ahok,” ujar Ustad Bachtir kepada MySharing usai Mudzakarah Ulama dan Tokoh Nasional di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (14/9).
Rencananya, setelah ulama dan tokoh nasional bertaushiyah menyampaikan seruannya terkait tolak pemimpin kafir dan pilih cagub DKI Muslim, jama’ah yang berjumlah 50.000 orang akan bergerak melakukan longmarch dari Masjid Istiqal menuju Gedung KPK.
Umat Islam, lanjut Ustad Bachtiar, mendesak dan menuntut KPK agar menjerat dan menangkap pertahana atau gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Sebelum pendaftaran cagub DKI Jakarta ke KPU, umat Islam bertekad untuk jihad tumbangkan Ahok dan memenangkan gubernur Muslim untuk Ibukota Jakarta.
“KPK didesak agar mengusut kasus-kasus hukum, dan meminta Presiden Jokowi agar tidak melindungi pertahana. Biarkan KPK tetap berjalan sebagaimana mestinya, tidak boleh diintervensi. Karena Ahok ini tidak terlalu sakti, hanya saja lawannya kurang kuat dan kurang bersatu. Kalau kita bersatu, pertahana bisa kita patahkan,” tegas Ustad Bachtiar.
.

