Di tengah ketatnya persaingan perusahaan asuransi syariah di Indonesia, sejumlah perusahaan berupaya menerbitkan produk dan layanan terbaru bagi nasabahnya di tahun ini. Tak terkecuali unit syariah Asuransi Sinar Mas.

Heru Lesmana Syafei/ Sharing
Kepala Divisi Syariah Asuransi Sinar Mas, Endah Ryana, mengatakan salah satu rencana pengembangan bisnis unit syariah Asuransi Sinar Mas adalah dengan membuka marketing point syariah dan menunjuk Syariah Marketing Officer di hampir seluruh kantor Asuransi Sinar Mas. Di tahun ini secara keseluruhan Asuransi Sinar Mas akan menambah 100 unit marketing point agency, setelah di tahun lalu membuka 30 unit.
Meningkatnya jumlah jemaah umrah akhir-akhir ini juga menjadi salah satu pasar yang dibidik oleh unit syariah Asuransi Sinar Mas, maka tak heran jika perusahaan ini juga tengah menyiapkan produk baru terkait umrah. “Kami sedang mengembangkan produk personal accident umroh ,” kata Endah, dalam surat elektroniknya kepada Sharing, Senin (17/2).
Selain itu, Asuransi Sinar Mas juga berencana menjual produk asuransi kesehatan yang baru saja diluncurkan pekan lalu melalui unit syariahnya, yaitu Simas Sehat Income. “Dalam produk simas sehat income terdapat manfaat Cash Bonus, dimana manfaat ini sesuai dengan sistem bagi hasil yang diterapkan di syariah,” ungkap Endah.
- CIMB Niaga Gaungkan The Cooler Earth 2025, Ajak Masyarakat Partisipasi Gerakan Keberlanjutan
- BSI Siapkan Promo Beli Emas Sekaligus Berdonasi
- CIMB Niaga Syariah Akan Menjadi Salah Satu Pilar Penting dalam Ekosistem Ekonomi Syariah Nasional
- CIMB Niaga Gelar Workshop dan Kelas Jurnalisme Inspiratif, Dorong Peningkatan Kompetensi Jurnalis
Simas sehat income merupakan produk Asuransi Kesehatan yang memberikan jaminan utama berupa santunan tunai harian dan santunan pembedahan jika peserta harus menjalani perawatan inap di rumah sakit. Selain itu, simas sehat income juga memberikan jaminan tambahan berupa santunan meninggal dunia dan cacat tetap akibat kecelakaan serta santunan perawatan inap. Produk asuransi kesehatan Asuransi Sinar Mas pada tahun 2013 berhasil membukukan premi brutto sebesar Rp. 828,371 miliar atau 20,18 % dari total premi bruto tahun 2013 yang sebesar Rp. 4,105 Triliun.
Di tahun lalu unit syariah Asuransi Sinar Mas mencatat kontribusi bruto sebesar Rp. 111,432 miliar, Pencapaian tersebut berasal dari asuransi kesehatan, motor cycle, motor vehicle dan fire/property. “Untuk saat ini pemasaran asuransi syariah terbesar berasal dari multifinance, broker dan perbankan,” ujar Endah. Di tahun 2014, unit syariah Asuransi Sinar Mas menargetkan kontribusi bruto sebesar Rp 120 Miliar. Secara total Asuransi Sinar Mas menargetkan premi sebesar Rp 4,4 triliun di tahun ini.

